BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengalihfungsikan lahan ganja di Aceh sebagai tempat agrowisata sepeti menanam jagung, kedelai dan sebagainya.
Menurut Kepala Humas BNN Sulistiandriatmoko, langkah ini adalah upaya serius lembaganya untuk menghentikan peredaran ganja.
“Hari Senin penanaman dilakukan di Kabupaten Gayo Lues dan Rabu dilakukan di Kabupaten Bireuen, Aceh,” ujar Sulistiandriatmoko di Aceh, Minggu. Sulistiandriatmoko menerangkan kedua kabupaten merupakan pilot project dari program Grand
Design of Alternative Development (GDAD) yang telah dirancang oleh BNN dengan menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup,
Kementerian Pertanian, dan Pemerintah Provinsi Aceh.“Pengalihan fungsi lahan juga akan dilakukan untuk sektor perikanan dan pariwisata,” kata Sulistiandriatmoko.
Sulistiandriatmoko berharap masyarakat Aceh dapat meningkatkan produktivitas ekonomi dan membangun Aceh yang bersih dari produksi ganja.“BNN berharap produksi ganja di Aceh akan menurun yang tentunya diiringi dengan turunnya peredaran gelap ganja di Indonesia,” jelas Sulistiandriatmoko.[]Sumber:anadoluagency


