LHOKSEUMAWE – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Lhokseumawe memfasilitasi Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Ahad Festival yang dipusatkan di Jalan T. Hamzah Bendahara, Lhokseumawe, depan Masjid Agung Islamic Center hingga depan eks-Kantor Bupati Aceh Utara. Omzet (jumlah uang hasil penjualan barang/produk) UMKM terus meningkat selama kegiatan Ahad Festival Kota Lhokseumawe yang sudah berlangsung empat kali.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kota Lhokseumawe, M. Rizal, S.Sos., M.Si., mengatakan sampai pelaksanaan Ahad Festival keempat, 27 November 2022, Bazar UMKM diikuti 156 UMKM.
“Produk UMKM yang dijual meliputi kuliner, fashion, handicraft, dan mainan anak-anak,” kata Rizal kepada portalsatu.com/ via WhatsApp, Ahad (27/11), malam.
Rizal menjelaskan Ahad Festival merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap Ahad/Minggu untuk memberikan ruang pemasaran produk UMKM dan pedagang kaki lima di Kota Lhokseumawe. “Pelaksanaannya berkonsep Car Free Day. Untuk memeriahkan kegiatan dilakukan kolaborasi dengan beberapa instansi dan komunitas-komunitas yang ada di Kota Lhokseumawe,” ujarnya.

[Salah satu stan UMKM pada Ahad Festival keempat di Jalan T. Hamzah Bendahara, Lhokseumawe, 27 November 2022. Foto: Ist]
Ahad Festival pertama pada 6 November lalu dimeriahkan Komunitas Senam, Komunitas Bonsai, Samsat Jempol, dan lomba mewarnai bersama Susu Zie. “Omzet UMKM saat itu Rp20.812.000,” ucap Rizal.
Ahad Festival kedua, 13 November, dirangkai dengan jalan santai peringatan Hari Kesehatan Nasional, pasar murah, dan Komunitas Bonsai. Menurut Rizal, omzet UMKM meningkat menjadi Rp37.270.000.
Ahad Festival ketiga, 20 November, dirangkai jalan santai peringatan Hari Korpri, Teluk Samawi Festival, bazar pangan, Komunitas Bonsai, dan Komunitas Vespa. “Omzet UMKM mencapai Rp56.467.500,” ungkap Rizal.
Ahad Festival keempat, 27 November, ikut dimeriahkan kegiatan Bank Syariah Indonesia (BSI), jalan santai peringatan Hari Guru Nasional, bazar pangan, lomba mewarnai oleh Susu Zie, dan Dialog RRI. Meurut Rizal, omzet UMKM pada Ahad Festival keempat sedang proses rekapitulasi.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Ahad Festival mampu meningkatkan omzet UMKM di Kota Lhokseumawe. Terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder yang turut berkontribusi dalam kegiatan ini,” ujar Rizal.[](red)




