Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaNewsAksi Hari Tani:...

Aksi Hari Tani: Ini Kata Mahasiswa Usai ‘Petisi’ Diteken Wakil Ketua DPRK

LHOKSEUMAWE – Para mahasiswa yang menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional ke-58 di Gedung DPRK Aceh Utara, akhirnya diterima Wakil Ketua DPRK, Mulyadi CH., Senin, 24 September 2018. 

Namun, para mahasiwa mengaku kecewa karena Ketua DPRK tidak menjumpai mereka yang sudah menunggu dua jam untuk disampaikan sejumlah tuntutan.

Setelah aksi jeda sementara karena tiba waktu salat Zuhur, para mahasiswa kembali ke Gedung DPRK, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka kemudian diterima Wakil Ketua I DPRK, Mulyadi CH.

“Akhirnya mencapai kesepakatan dari legislatif untuk dipelajari (tuntutan mahasiswa), dan petisi kami ditandatangani Pak Mulyadi CH. Kami akan terus melakukan pengawalan terhadap tindak lanjut dari tuntutan dalam petisi itu,” kata Musliadi Salidan, penanggung jawab aksi.

Musliadi menyebutkan, tuntutan pihaknya mendesak pemerintah untuk evaluasi distribusi pupuk subsidi supaya tepat sasaran, prioritaskan BBM subsidi kepada nelayan, evaluasi Amdal galian C yang tidak sesuai SOP, tindak tegas galian C ilegal, dan menuntut transparansi PAD yang bersumber dari galian C.

Diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional ke-58 di Lhokseumawe, Senin, 24 September 2018. Aksi damai itu kemudian memanas ketika mahasiswa yang memaksa masuk ke dalam Gedung DPRK Aceh Utara di Lhokseumawe terlibat saling dorong dengan petugas.(Baca: Aksi Hari Tani: Mahasiswa dan Petugas Saling Dorong di DPRK Aceh Utara)[]

Laporan Rizkita, pelajar Basri Daham Journalism Institute (BJI) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe, yang sedang tugas magang di portalsatu.com.

Baca juga: