Senin, Juni 24, 2024

Dosen UBBG Lulus Seleksi...

BANDA ACEH - Tidak hanya mahasiswa, dosen UBBG juga berprestasi. Adakah Dr. Zahraini,...

34 Tim Futsal Berlaga...

SIGLI – Sebanyak 34 tim se-Aceh berlaga untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua...

All New Honda BeAT...

BANDA ACEH - Sehubungan dengan peluncuran All New Honda BeAT series terbaru oleh...

Kapolri Luncurkan Digitalisasi Perizinan...

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meluncurkan sistem online single...
BerandaNewsAmalkan Zikir Ini...

Amalkan Zikir Ini Demi Meraih Keluasan Rezeki dan Ketentraman Hidup

Pertemuan kali ini kita akan menjelaskan fadhilah zikir Asmaul Husna keenambelas bernama Al-Wahhab. Zikir bermakna Allah yang memberi –walau tanpa dimintai- banyak dari miliknya. Dia memberi berulang-ulang, bahkan berkesinambungan tanpa mengharapkan imbalan, baik duniawai maupun ukhrawi. 

Dalam persoalan ini Imam Al-Ghazali ketika menjelaskan makna kata Al-Wahhab menekankan bahwa pada hakekatnya tidak mungkin tergambar dalam benak adanya yang memberi setiap yang butuh tanpa imbalan atau tujuan duniawi atau ukhrawi, kecuali Allah SWT. 

Hal ini disebakan siapa yang memberi disertai tujuan duniawi atau ukhrawi, baik tujuan itu berupa pujian, meraih persahabatan, menghindari celaan atau guna mendapatkan kehormatan, maka dia sebenarnya telah mengharapkan imbalan dan dengan demikian dia bukanlah Wahhab, karena yang dimaksud dengan imbalan dalam konteks makna kata ini, bukan sekedar sesuatu yang material. 

Dalam melakukan sesuatu, yang bila tidak dilakukan dinilai buruk, pada hakekatnya adalah imbalan yang menjadikan pelakunya tidak berhak menyandang sifat ini. Di sisi lain, makhluk tidak mungkin akan dapat memberi secara bersinambungan atau terus menerus dan dalam keadaan apapun, karena makhluk tidak dapat luput dari kekurangan. Bukan juga Wahhab namanya, kecuali apa yang diberikannya dalam bentuk yang disebut di atas, merupakan nikmat dan bertujuan baik untuk yang diberi, kini dan masa datang. Demikian Ibnul Árabi. 

Oleg karena itu anugerah-Nya yang diberikan kepada orang kafir tidak menjadikan-Nya dinamai wahhab, karena anugerah itu dapat menjadi bencana untuknya kini atau masa datang. Kata Al-Wahhab yang ditemukan sebanyak tiga kali dalam Al-Quran selalu mengisyaratkan adanya rahmat, atau kesinambungan.  ?

Fadhilah Zikir Al-Ghaffar    

Diantara fadhilah zikir ini adalah:

Pertama, seseorang yang membaca ‘Ya Wahhaab’ 40 kali dalam sujud akhir Shalat Dhuha,  Insya Allah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat serta akan mendapat rezeki yang diluar jangkaan.

Kedua,  seseorang yang selalu di dalam kesempitan, jika dizikir ‘Ya Wahhaab’ sebanyak 100 kali sesudah shalat fardhu, Insya’ Allah segala kesusahan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.

Ketiga, Siapa yang beristiqamah mewiridkannya ‘Ya Wahhaab’ tiap-tiap hari atau setiap selesai shalat fardhu lima waktu sekurang-kurangnya 300 kali Insya Allah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya

Keempat, seseorang yang ingin tetpenuhi, hajatnya, hendaknya melakukan sujud 3 kali di halaman rumah atau masjid, kemudian tadah tangan seperti berdoa dan baca ‘Ya Wahhaab’ 100 kali, Insya Allah segala keperluan seseorang itu dipenuhi.

Kelima, siapa yang  mewiridkan ‘Ya Wahhaab’  berulang kali, Insya Allah akan dimurahkan rezeki dan dibebaskan dari kepapaan.[]

Baca juga: