SUBULUSSALAM – Anggota DPRK Subulussalam, Bahagia Maha, menyikapi pengunduran diri Kepala BKPSDM H. Mustoliq, S.Pd., di tengah proses penerimaan CPNS 2019 sedang belangsung. Mundurnya Mustoliq, mengagetkan banyak pihak, termasuk anggota dewan Kota Subulussalam.

Menurut polikus Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Subulussalam ini, seharusnya penerimaan CPNS disambut dengan gembira mengingat setelah sekitar 7 tahun, kota ini tidak membuka CPNS. Namun yang terjadi di lapangan, justru terjadi polemik, berujung mundurnya Kepala BKPSDM Kota Subulussalam.

Bahagia Maha mengatakan mundurnya Mustoliq diduga kuat akibat desakan dan intervensi pihak tertentu dalam proses penerimaan CPNS. Sehingga, menurut, Bahagia Maha, Mustoliq merasa tidak nyaman dalam bekerja dan memilih mundur.

“Sehingga dia tidak bisa maksimal dalam menjalankan fungsinya, dengan aturan yang ada,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRK Subulussalam ini, Rabu, 20 November 2019.

Bahagia Maha juga menyoroti dalam proses penerimaan CPNS kali ini, banyak pihak yang tidak terkait tugas dan fungsinya, juga turut andil dalam hal ini. Seharusnya, mereka yang duduk rapat bersama BKPSDM itu, mereka pihak dinas yang ada kaitannya menyangkut penerimaan CPNS ini, bukan orang luar atau non-ASN.

Terkait kekosongan posisi Kepala BKPSDM setelah mundurnya Mustoliq, Bahagia berharap Wali Kota Subulussalam menempatkan sosok yang berkompeten agar proses penerimaan CPNS, hingga sampai pengumuman nantinya berjalan dengan sukses, dan banyak putra daerah yang lulus.

“Harapan kita sosok yang ditempatkan di sana, mampu menjalankan tugas dengan baik, dan bebas intervensi. Menjalankan tugas itu, harus betul-betul di atas aturan yang ada,” ungkapnya.[]