BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama Bulog melakukan langkah antisipasi dari kemungkinan dampak virus corona, 362 ton beras disimpan dalam gudang, jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk kebutuhan tiga bulan.
Kepala Gudang Bulog Gayo Lues, T Anwar Efendi, Kamis, 19 Maret 2020 kepada tim dari Pemerintah Kabupate (Pemkab) Gayo Lues menjelaskan, meski persediaan itu cukup untuk kebutuhan selama tiga bulan, tapi jika sewaktu-waktu dibutuhkan tambahan masih bisa dipasok dari gudang Bulog Aceh Tenggara.
“Beras yang ada di gudang itu merupakan beras yang akan disalurkan kepada penerima raskin dan persiapan jika terjadi bencana alam, namun jika keadaan darurat, beras itu bisa disalurkan kepada seluruh masyarakat atas intruksi pemerintah,” jelasnya.
Kabag Ekonomi Setdakab Gayo Lues, Yunus mengatakan, dengan adanya persediaan beras tersebut masyarakat tidak perlu panik, meski pemerintah sudah memperketat pengawasan di dua perbatasan Gayo Lues.
“Masyarakat tidak perlu panik jika seandainya akses ditutup dan warga tidak boleh keluar rumah, maka persediaan makanan kita masih ada, kita terus berharap dan berdoa agar dijauhkan dari wabah virus corona ini,” katanya. [**]


