SUBULUSSALAM – Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Kota Subulussalam, Subangun Berutu mengatakan, harga TBS sangat mempengaruhi kondisi perekonomian petani sawit di Bumi Sada Kata.
Saat harga TBS rendah bisa menyebabkan ekonomi petani menjadi lesu. Bahkan, perekonomian Kota Subulussalam secara umum ikut terdampak, karena mayoritas sumber mata pencaharian masyarakat berasal dari sawit.
Sebaliknya, saat harga komoditas tanaman unggulan masyarakat di Bumi Syekh Hamzah ini bergerak naik, maka perekonomian petani pun ikut bergerak naik. Kenaikan harga TBS sejak beberapa bulan terakhir ini, juga memberikan dampak positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Subulussalam.
“Pastinya setiap perubahan harga TBS ini sangat mempengaruhi dan berdampak luas pada perputaran enomomi masyarakat,” kata Ketua Apkasindo Kota Subulussalam, Subangun Berutu kepada portalsatu.com/, Rabu, 20 Januari 2021.
Subangun Berutu mengatakan saat ini harga TBS masih berada di titik aman yakni berkisar antara Rp1.550-Rp1.600 per kilogram di tingkat petani sawit. Sedangkan harga di level Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) rata-rata di atas Rp1.800 per kilogram.
Subangun mengatakan, kenaikan harga TBS terjadi sejak Agustus 2020 lalu, hingga Januari 2021 masih berada di atas Rp1.800 per kilogram. Ini merupakan pertama kali terjadi, harga TBS bertahan selama enam bulan di level tertinggi.
Meski dalam kurun waktu tersebut ada penurunan harga namun tidak begitu signifikan, sampai menyebabkan TBS anjlok. Menurut Subangun, hingga saat ini harga TBS masih relatif aman, dengan kisaran harga Rp1.550-Rp1.600 per kilogram di tingkat petani.
Subangun Berutu yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Apkasindo Aceh, menyebutkan harga TBS bisa bertahan di level Rp1.800-Rp1.850 per kilogram di tingkat PMKS sehubungan tingginya penyerapan CPO dalam negeri seiring telah dimulai ujicoba biodesel 30 persen (B-30).
“Kenaikan ini dipicu salah satunya peyerapan CPO untuk dalam negeri yaitu untuk biodiesel 30 persen. Sepertinya bisa bertahan seiring dimulainya ujicoba B-30,” pungkasnya.
Berikut daftar harga TBS di sejumlah PMKS di wilayah Kota Subulussalam seperti di PMKS PT SSN Rp1.835/kg, PT BSL Rp1.800/kg, PT BDA Rp1.835/kg dan PT GSS Rp1.850/kg.




