LHOKSUKON – Calon Bupati Aceh Utara Syamsuddin Jalil atau Ayah Panton menilai usulan Rp2 miliar dalam rancangan APBK 2017 untuk pengadaan mobil dinas baru bupati/wakil bupati terpilih merupakan upaya “buang-buang duit” alias pemborosan. Seharusnya bupati hasil pilkada 2017 bisa menggunakan mobil lama.

“Itukan hanya mobil, hanya tampilan luar saja. Tidak perlu lah beli baru, kan ada yang lama dan masih bisa digunakan. Jika saya terpilih sebagai bupati nantinya akan gunakan mobil dinas yang sudah ada,” kata Ayah Panton menjawab portalsatu.com via telepon seluler, Sabtu 10 Desember 2016.

Menurutnya, dengan kondisi rakyat Aceh Utara yang masih banyak dililit kemiskinan dan serba kekurangan dalam ekonomi, rasanya sangat tidak bijak jika “menghambur-hamburkan” anggaran untuk hal yang tidak bersifat mendesak.

“Lebih baik uang itu digunakan untuk membangun rumah warga miskin dan janda dhuafa. Itu akan lebih bermanfaat dari sekedar beli mobil baru. Nanti, jika suatu saat rakyat Aceh Utara sejahtera merata, silakan, mau beli mobil Alphard untuk bupati juga tidak masalah,” pungkas Ayah Panton. []