JAKARTA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan fenomena baru terkait bakal calon legislatif diusung partai ini untuk Pemilu 2019. Dalam daftar bacaleg PBB ada mantan pengurus HTI, FPI hingga ekskombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
“Ini fenomena baru ya. Ada dari HTI, FPI hingga kombatan Aceh. Selama ini HTI dan FPI tidak berpolitik,” kata Yusril usai mendaftarkan para bacaleg PKB di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa, 17 Juli 2018.
Yusril menyebutkan, para mantan kombatan GAM selama ini bergabung di partai lokal dan menjadi caleg DPRA dan DPRK di Aceh. Kali ini, kata dia, ada mantan kombatan bergabung dengan PBB untuk maju sebagai bacaleg DPR RI.
“Kala NU, Muhammadiyah udah biasalah, tapi fenomena baru ada HTI, FPI dan kombatan Aceh itu fenomena baru,” kata Yusril.
Salah seorang mantan kombatan GAM yang dikabarkan menjadi bacaleg PBB untuk DPR RI ialah Azhari alias Cage. Kader Partai Aceh (PA)—partai lokal di Aceh—yang sedang menjabat Ketua Komisi I DPR Aceh ini diusung PBB sebagai bacaleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) II Aceh.
Yusril menyebutkan, fenomena lainnya adalah dominasi perempuan dari total bacaleg nasional yang didaftarkan PBB ke KPU. Ada 54,2 persen dari 575 total calon yang didaftarkan ke KPU. “Itu tanda kami (laki laki) tidak serakah,” ujarnya sambil tertawa.
Dia mengungkapkan alasan partainya tidak mencari artis untuk diusung sebagai caleg. “Kita menekankan pada kemampuan dan basis intelektual,” kata Yusril.
Yusril mengklaim, partainya yang paling jelas dalam konsep dan arah perjuanganya dibandingkan partai-partai peserta Pemilu 2019 lainnya.
“Kita tampil beda, PBB ini kan paling jelas warnanya. Pembelaan kami kepada Islam jelas sekali. Pembelaan kepada negara dan Pancasila jelas. Jadi kami gabungan antara Islam dan nasionalis,” kata Yusril.[]Sumber: viva.co.id / idg



