SUBULUSSALAM – Sebanyak 288 bakal calon legislatif (bacaleg) Subulussalam mengikuti uji mampu baca Alquran sebagai salah satu persyaratan sebelum ditetapkan menjadi calon anggota DPRK periode 2019-2024.
Pantauan portalsatu.com/, Rabu, 25 Juli 2018, uji baca Alquran digelar oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam di tiga lokasi berbeda, yakni Masjid Agung, Masjid Al-Munawarrah dan Masjid As-Silmi di Kecamatan Simpang Kiri.
Sekretaris KIP Kota Subulussalam, Asmardin, S.H., M.H., mengatakan uji mampu baca Alquran dilakukan dua hari, 25-26 Juli, diikuti sebanyak 288 bacaleg yang diusung 17 partai politik nasional maupun lokal.
Asmardin menjelaskan, di Masjid Agung pelaksanaan uji mampu baca Alquran diikuti bacaleg dari enam parpol yakni Golkar, PKB pada Rabu, 25 Juli. Berikutnya, PKPI, Hanura, Nasdem dan PDA, Kamis 26 Juli.
Sementara di Masjid Al-Munawarrah diikuti bacaleg dari lima parpol yakni PBB, PPP dan Demokrat pada hari pertama. Selanjutnya hari kedua disusul Partai Berkarya dan PAN.
Enam parpol lainnya di Masjid As-Silmi yakni PSI, PNA dan Gerindra mendapat kesempatan pada hari pertama. Berikutnya, PA, PKS dan Perindo mengikuti uji mampu baca Alquran, Kamis besok.
Komisioner KIP Kota Subulussalam, Arman Bako, menambahkan uji baca Alquran melibatkan dewan juri dari LPTQ, MPU dan Kemenag Kota Subulussalam. Sebanyak 288 bacaleg membacakan surah Al-Baqarah dengan ayat berbeda ditentukan oleh dewan juri. Hasil uji baca Alquran akan disampaikan pada Jumat 27 Juli atau empat hari menjelang berakhirnya masa perbaikan berkas bacaleg, 31 Juli.
“Jumlah bacaleg 289, dikurangi satu karena non-Muslim, berarti yang mengikuti uji baca Alquran sebanyak 288 bacaleg,” kata Arman Bako.[]



