SUBULUSSALAM – Baitul Mal Kota Subulussalam merehabilitasi sebanyak 23 rumah warga duafa bersumber dari anggaran infak tahun 2019 berjumlah Rp400 juta. Program rehab rumah duafa tahap pertama ini sedang berlangsung, bahkan beberapa di antara telah selesai.
Kepala Baitul Mal Kota Subulussalam, Ustaz Sabaruddin, S.Pd.I., kepada portalsatu.com, Rabu, 3 Juli 2019, mengatakan rehab rumah tahap pertama 23 unit meliputi tiga kecamatan yakni Simpang Kiri 9 unit, Penanggalan 7 unit dan Rundeng 7 unit. Biaya rehab Rp15 juta dikali 23 unit berjumlah Rp345 juta.
Pihak Baitul Mal menyerahkan uang senilai Rp15 juta kepada pemilik rumah untuk belanja kebutuhan barang. Adapun yang direhab meliputi bagian depan, teras, lantai dan atap dikerjakan secara swakelola oleh pemilik rumah. Sementara pihak Baitul Mal hanya mengawasi program tersebut agar terlaksana dengan baik.
Sedangkan untuk program rehab rumah duafa tahap kedua dilakukan di dua kecamatan yakni Sultan Daulat dan Longkib direncanakan baru dimulai akhir bulan Juli.
Ustaz Sabaruddin berharap semakin banyak warga Kota Subulussalam membayar zakat dan berinfak, sehingga program rehap rumah duafa bisa ditingkatkan.[]


