BANDA ACEH – Band asal negeri jiran, Fieldplayer Malaysia tampil di hari ketiga even Aceh International Rapa'i Festival 2016 di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu malam, 28 Agustus 2016.

Melalui siaran persnya Saniah LS, tim media center Aceh Internasional Rapa'i Ferstival 2016 mengatakan, band asal Malaysia itu digawangi enam personil, di antaranya Jart Hassan pada vocal, Johan Shamsuddin pada keyboard, Bob Jr pada gitar, Bob Skunjas pada drum, Rozek Rashid pada bass dan Nazmi Ariff pada percussion.

“Band yang baru pertama kali mengunjungi Aceh ini, memiliki nilai kedekatan dengan band yang sudah dibentuk sejak 2004 silam. Meski baru pertama kali ke Aceh, keenam personil band yang gandrungi anak-anak muda kece ini mengaku sangat senang bisa hadir dan menghibur masyarakat Aceh,” kata Saniah LS.

Melalui Tim Media Center AIRF 2016 vokalis Fieldplayer Jart Hassan mengatakan, band yang sudah berusia 12 tahun dan ber-genre “New Age Malay” yaitu genre ekperimental yang bersumber dari musik tradisi melayu.

“Kami menamakan genrenya “New Age Malay”, kami memadukan antara musik Melayu dan juga modern. Band ini hanya menggunakan alat musik tradisional rebana (bahasa malayu Malaysia rebano). Tadi awal lagu kami Oyoyo, bisa didengar bagaimana ritme irama musik kami. Penonton yang baru berjumpa dengan kami ikut juga bernyanyi,” kata Jart Hassan.

Jart Hasan menambahkan, Oyoyo  pernah ditembangkan di pentas musik di Surabaya 2008 lalu itu berkisah tentang tentang kondisi sosial yang sedang berkembang. Group band yang indie dan tergolong marjinal ini sudah menelurkan satu mini album, satu album penuh, dan tiga single yang dibawakan kemistri dan harmonis, tanpa menghilangkan musik tradisi Melayu,” tutup Jart Hasan.[]