BANDA ACEH – Seorang warga bernama Barlin Silalahi (46), korban Tsunami tahun 2004 dan korban dari penggusuran barak pengungsi di Desa Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, mengajukan permohonan ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, untuk dilakukan euthanasia (mengakhiri hidup dengan cara suntik mati) kepada dirinya, Rabu, 3 Mei 2017.
Pengajuan permohonan tersebut diwakili istri Barlin, Ratnawati (40) dan didampingi Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin.
Ratnawati mengatakan, pengajuan tersebut dilakukan atas permintaan suaminya pasca pembongkaran Barak Bakoy beberapa hari lalu oleh Pemkab Aceh Besar. Oleh karena sudah tidak memiliki tempat tinggal dan menderita berbagai penyakit kronis, saat ini dikatakannya suaminya juga lumpuh.
“Awal mulanya terjadinya sejak pembongkaran kemarin oleh Pemkab Aceh Besar, kami kan terkejut karena pembongkarannya secara paksa. Jadi kami tidak bisa berpikir lagi, tidak punya tempat tinggal lagi. Suami sakit-sakit terus, sudah menahun, kenak penyakit kronis. Jadi setelah berpikir seperti itu, tempat tinggal tidak ada, biaya hidup tidak ada,” kata Ratnawati.
Selama di barak penampungan korban Tsunami di Desa Bakoy, Ratnawati mengatakan Barlin (suaminya) yang dahulunya bekerja sebagi seorang bengkel. Namun beberapa tahun setelah jatuh sakit, suaminya hanya terbaring di tempat tidur dan tidak kunjung sembuh.
“Setelah ke rumah sakit tidak sembuh. Habis itu pergi ke Lhokseumawe dibawa sama kembarannya. Sampai di sana lumpuh sudah setahun lebih. Setelah sembuh dari sana balik lagi kemari (Banda Aceh) masuk rumah sakit lagi, Rumah Sakit Meuraxa lima kali,” kata Ratnawati.
Sebelumnya, Ratnawati yang seharusnya mempunyai dua orang anak ini, telah memberikan anak pertama mereka yang berusia 11 tahun kepada orang lain setelah dirasakan tidak mampu untuk membiayai kehidupan.
Kini penderitaan keluarga Berlin lengkap. Setelah pembongkaran Barak Bakoy, Ratnawati beserta suami dan anak kedua mereka yang berusia 6 tahun untuk sementara waktu hanya bisa menumpang di tempat saudara mereka.[]



