28.7 C
Banda Aceh
Kamis, Februari 9, 2023

Begini Penjelasan PPK Soal Proyek Talud Penahan Jalan Ujong Pacu Lhokseumawe Rp8,8 Miliar

LHOKSEUMAWE – Pejabat Pembuat Komiten (PPK) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lhokseumawe, Teuku Fajrin Alfiza, S.STP., mengatakan proyek Rekonstruksi Dinding Penahan Tanah (Talud Penahan Jalan) di Desa Ujong Pacu senilai Rp8,8 miliar lebih, kontraknya telah berakhir alias mati pada 21 November 2022. PPK memberikan tambahan masa kerja dalam denda maksimal 50 hari sejak 22 November kepada rekanan untuk menuntaskan sisa pekerjaan tersebut. Dana proyek itu akan dibayarkan lunas kepada rekanan setelah pekerjaan rampung 100 persen dan dipotong denda.

Teuku Fajrin Alfiza menyampaikan itu saat menghubungi portalsatu.com melalui telepon, Sabtu, 26 November 2022. Fajrin menjelaskan kontrak proyek bersumber dari dana hibah BNPB Pusat tersebut berlaku sejak 15 Juli sampai 21 November 2022. Menurut Fajrin, sejauh ini pemerintah baru membayar uang muka sebesar 20 persen dari nilai kontrak yakni Rp1,9 miliar kepada PT Putra Lamkuta Mandiri sebagai rekanan pelaksana proyek tersebut pada 3 Agustus 2022.

Fajrin membantah jika ada informasi yang menyebut pemerintah sudah membayar lunas dana proyek tersebut kepada rekanan. Dia menyebut sisa dana proyek itu sekitar Rp6,9 miliar lagi masih di kas negara.

“Ya ditahanlah (pembayaran lunas), mana boleh orang itu (rekanan) belum siap kerja ambil duit. (Sisa uang yang belum dibayarkan) ya di kaslah,” kata Fajrin. “Yang jelas, rekanan baru terima uang muka, 20 persen. Sekarang mereka kerja dalam denda,” tegasnya.

Fajrin mengklaim progres pekerjaan sampai berakhirnya kontrak pada 21 November sekitar 90 persen. “Rekanan sudah kerja dalam (masa) denda sejak 22 November untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang belum rampung. Mereka kerja dalam denda sekitar 10 persen lagi dari wanprestasi mereka,” ucapnya.

“Dalam aturan ada langkah-langkah setelah berakhir kontrak. Langkah-langkah inilah yang kita ambil. Kita berikan tambahan waktu maksimal 50 hari kerja dengan syarat denda 1/1000 per mil dari nilai sisa pekerjaan. Nanti berapa dipotong denda tergantung berapa cepat mereka kerja sampai siap. Misalnya, amsumsi 10 hari dengan denda Rp800 ribu per hari, berarti Rp8 juta. Denda itu nanti kita potong di ujung saat pembayaran lunas, setelah pekerjaan rampung 100 persen,” tutur Fajrin.

Fajrin menyebut ia sudah meminta konsultan pengawas untuk membuat perkiraan, kapan proyek tersebut akan rampung 100 persen. “Diperkirakan minggu pertama Desember sudah rampung. Poin yang saya ambil dari perkiraan itu, kalau pada 1 atau 2 Desember nanti bobot pelaksanaanya sudah 95-96 persen, kita bayarkan saja (lunas) pada tanggal tersebut, karena kita ada pegangan jaminan pemeliharaan 5 persen. Tapi, kalau di lapangan nanti masih ada sisa pekerjaan di atas 5 persen, enggak akan mau saya, karena enggak ada uang saya untuk ganti, enggak gilak saya, ” ujarnya.

“Kemudian ada jaminan pemeliharaan di bank. Jaminan pemeliharaan itu gunanya pada saat pekerjaan selesai sampai 180 hari ke depan, jika ada kerusakan di lapangan, rekanan harus tanggung jawab untuk memperbaiki. Borok (jaminan) itulah yang saya pegang,” tambah Fajrin.

Fajrin turut mengirimkan sejumlah foto kondisi proyek tersebut kepada portalsatu.com via WhatsApp. Di antaranya, foto lokasi pekerjaan dengan progres 100 persen yang direkam pada Kamis, 24 November 2022, dan foto-foto diambil pada titik yang sama tetapi waktunya selama pekerjaan. “Dari titik yang sudah 100 persen pada Kamis, dua hari lalu, pekerjaan terus menjalar ke lokasi yang sedang dalam proses penyelesaian,” ucapnya.

[Kondisi pekerjaan pada salah satu titik proyek Talud Penahan Jalan di Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis, 24 November 2022. Foto kiriman PPK Fajrin]

Baca juga: Proyek Talud Penahan Jalan Rp8,8 Miliar Mati Kontrak, Ketua DPRK Lhokseumawe Menduga Dikerjakan ‘Cilet-cilet’.[](red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Edar Ganja, Seorang Kakek di Pidie Ditangkap Polisi

SIGLI - Seorang kakek berinisial B (60 tahun), warga Gampong Puuk, Kecamatan Delima, Kabupaten...

Normalisasi Sungai dan Drainase BPBD Pidie Kerahkan Enam Beko

SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengerahkan enam alat berat ekskavator (beko)...

Habibi Inseun: Partai Buruh Aceh Konsisten Perjuangkan Hak Para Buruh

"Partai Buruh lebih bertekad dan berharap dapat mengisi parlemen, mendapat amanat dari rakyat, petani,...

Menyoal Komitmen Partai Lokal Aceh

Menurut lansiran laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, (akses Januari 2023) KPU telah menetapkan...

LSM Desak Pemko Lhokseumawe Tes Urine Semua Pejabat, Jangan Hanya Tenaga Kontrak

LHOKSEUMAWE - Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Aceh mempertanyakan kebijakan Pemko Lhokseumawe yang...

PKK Subulussalam Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Penanggalan Timur

SUBULUSSALAM - Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam menyerahkan bantuan sembako, pakaian layak pakai dan...

Sepuluh Anggota PPS Pidie Diganti, Ini Alasan Ketua KIP

SIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie mengganti 10 anggota Panitia Pemungutan Suara...

Presiden Jokowi akan Kunjungi Aceh Utara, Korem Lilawangsa Gelar Apel Pasukan

LHOKSEUMAWE - Presiden RI, Joko Widodo, akan berkunjung ke Lhokseumawe dan Aceh Utara, Jumat,...

Tgk M Yunus Sambut Baik Pemberangkatan Umrah Melalui Bandara SIM

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Fraksi Partai Aceh, Tgk. M...

Rakor CSR, Pj Wali Kota Lhokseumawe: Janji-Janji, Realisasinya Mana?

LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, menunjukkan sikap tegas di hadapan perwakilan...

Ketua PKS Aceh: Semua Pihak Perlu Duduk Kembali, Rembuk UUPA

"Setahu saya, itu kan sudah disahkan oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), tinggal, ya, kemudian...

MaTA Sorot Sejumlah Proyek APBN di Aceh Mangkrak, Bendungan Irigasi Hingga Rumah Susun Pesantren

BANDA ACEH – Masyarakat Transparasi Aceh (MaTA) menyoroti sejumlah proyek bersumber dari APBN tahun...

JASA Bireuen Nilai DPRA Bungkam Terkait Bendera Bintang Bulan

"Kami mempertanyakan, kami ingin DPRA memperjelas qanun bendera Aceh yang sudah disahkan oleh pemerintah...

Persaudaraan Aceh Seranto Sampaikan Dukacita Atas Gempa Turki

"Saya mewakili seluruh pengurus PAS Aceh meluangkan dukacita mendalam untuk korban gempa Turki dan...

PUPR Aceh Utara Paparkan Perjuangan Lahirnya Proyek Jembatan Sarah Raja, Balai Jalan Nasional Harus Tuntaskan

ACEH UTARA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara merespons terkait...

Pengulu Desa Lestari Dipanggil Kejari Gayo Lues, Ini Kasusnya

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gayo Lues memanggil Pengulu (Kepala Desa) Lestari atas...

Proyek Jembatan Gantung Sarah Raja-Sarah Gala Diduga Mangkrak

ACEH UTARA - Warga Dusun Sarah Raja, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh...

Anies Baswedan Disebut Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Uno

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Terima Pengurus IDI, Ketua DPRK Diskusikan Stunting di Banda Aceh

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar,...

Tekan Inflasi, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah 5 Hari Berturut-turut di 5 Lokasi

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga...