Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita LhokseumaweBegini Tanggapan Dewan...

Begini Tanggapan Dewan Soal PAD Lhokseumawe Kecil

LHOKSEUMAWE – Anggota Panitia Anggaran DPRK Lhokseumawe, Roslina, S.Kom., menyoroti target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lhokseumawe tahun anggaran 2023 yang dinilai masih kecil. Roslina yang masa jabatannya sebagai anggota dewan sedang berjalan periode ketiga meminta Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengevaluasi kinerja dinas-dinas terkait PAD agar lebih maksimal menggali potensi daerah melalui terobosan kreatif dan inovatif.

“(Dalam Rancangan Kebijakan Umum APBK 2023) diusulkan PAD Rp70,3 M. Sudah kami pertanyakan kepada pemerintah saat pembahasan dua pihak, mengapa PAD tidak ada peningkatan dari tahun ke tahun. Kami dari Panggar DPRK minta PAD 2023 harus ada penambahan yang signifikan,” kata Roslina saat dihubungi portalsatu.com, Sabtu, 20 Agustus 2022.

RKUA-PPAS 2023 yang disampaikan Penjabat Wali Kota Lhokseumawe dalam rapat paripurna DPRK, Senin, 1 Agustus 2022, kini sudah dibahas bersama Panggar Dewan. Pj. Wali Kota dan Pimpinan DPRK menandatangani dokumen kesepakatan KUA-PPAS 2023 di ruang sidang dewan, Jumat, 12 Agustus 2022.

Roslina menyebut setiap tahun pihaknya meminta Pemko Lhokseumawe supaya lebih serius menggenjot PAD untuk mengurangi ketergantungan terhadap Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dan Provinsi Aceh dalam pendanaan pembangunan daerah.

“Lhokseumawe memiliki potensi PAD yang besar, tapi sampai saat ini masih banyak potensi daerah yang belum digali secara maksimal. Masyarakat biasa saja secara kasat mata bisa melihat potensi PAD di Lhokseumawe, cuma belum tampak keseriusan pemerintah. Padahal, tiap tahun kita pertanyakan dan sarankan kepada pemerintah untuk menambah PAD,” ujar Roslina yang juga Ketua Fraksi Demokrat Bersatu DPRK Lhokseumawe.

Roslina menyayangkan banyak bangunan pasar yang telah dibangun Pemko Lhokseumawe sampai sekarang masih terbengkalai sehingga menjadi proyek mubazir. Menurut dia, jika bangunan-bangunan pasar tersebut difungsikan maka akan menambah lapangan kerja baru, menggerakkan perekonomian masyarakat, dan menghasilkan PAD.

“Bukan hanya bangunan pasar di kawasan kota, pabrik es di Kecamatan Blang Mangat juga terbengkalai setelah dibangun. Saya memang belum melihat kondisi terakhir, apakah pabrik es itu sekarang sudah difungsikan atau belum. Yang jelas, kita selalu mengingatkan pemerintah segera fungsikan semua bangunan supaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga tidak sia-sia anggaran daerah yang telah dihabiskan untuk proyek tersebut,” kata anggota dewan dari daerah pemilihan Blang Mangat itu.

Roslina berharap Pemko Lhokseumawe yang saat ini dipimpin Pj. Wali Kota memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut, termasuk meningkatkan PAD tahun 2023.

“Saya sebagai wakil rakyat akan mendukung kebijakan Pj. Wali Kota untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah lebih baik. Pj. Wali Kota perlu mengevaluasi kinerja semua dinas terkait PAD agar lebih maksimal menggali potensi daerah melalui terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif. Karena tidak mungkin kita terus menerus bergantung kepada pendapatan transfer pusat dalam jumlah sangat besar,” tutur Roslina.

“Saya juga mengajak kita semua, baik teman-teman di DPRK, elemen masyarakat atau LSM, akademsi, dan rekan-rekan media untuk mengawal (kinerja pemerintah) supaya PAD Lhokseumawe ke depan bisa bertambah secara signifikan dan tidak bocor lagi. Karena PAD itu kemudian bisa dialokasikan kembali untuk kebutuhan masyarakat,” tambah politikus Partai Demokrat itu.

Baca juga: Target PAD Lhokseumawe tak Naik saat Dana Otsus Turun.[](nsy)

Baca juga: