27.6 C
Banda Aceh
Senin, November 29, 2021

Belajar Digital yang Mudah, Murah, dan Aman

LHOKSUKON – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Sabtu, 2 Oktober 2021 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Belajar Digital yang Mudah, Murah, dan Aman”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan  kognitif-nya untuk  mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen masyarakat umum, pelaku online, mahasiswa, dan usaha manual, dihadiri oleh sekitar 781 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Ninuk Wiliani, S.Si., M.Kom., Dosen dan Youth Education Observer; Nelvia Gustina, Komisioner Komisi Informasi DKI Jakarta; Fachri Yanuar Rudi F, SST., MT., Dosen Politeknik Negeri Lhokseumawe; dan Dr. Muhammad Anggung MP, M.Pd.I., Dosen Pascasarjana IAIN Lhokseumawe, Sekretaris Yayasan Ibadurrahman.

Donny Antoro sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada Sesi pertama tampil Ninuk Wiliani, S.Si., M.Kom., memaparkan untuk memperluas jaringan kita dapat berkenalan dengan orang yang sudah berkecimpung terlebih dahulu di industri yang dipilih.  Digital Community bisa menarik kita lebih dekat dengan organisasi, guru, partner, dan pemimpin yang ternama di industri digital. menghubungkan jutaan pencari kerja di Indonesia dengan perusahaan digital ternama dunia.

Giliran pembicara kedua, Nelvia Gustina, menjelaskan apa saja yang termasuk netiket, yaitu kita harus ingat keberadaan orang lain, menggunakan bahasa yang baik dan santun saat online, taat pada standar perilaku online yang sama dengan saat kita offline, membentuk citra diri yang positif, menghormati privasi orang lain, memberi saran atau komentar yang baik, hormati waktu orang lain, mengakses hal-hal yang baik dan tidak melakukan seruan atau ajakan yang sifatnya tidak baik. Dan hal yang di luar netiket adalah menyebarkan hoax, ujaran kebencian, pornografi, pencemaran nama baik, konten negatif, penipuan online, cyber bullying, perjudian online dan cyber crime.

Tampil sebagai pembicara ketiga Fachri Yanuar Rudi F, SST., MT., mengatakan gunakan kata sandi yang kuat dan aman, atur dan pilih waktu yang tepat dalam berinternet, lakukan perilaku yang baik saat menggunakan internet, lakukan pembaruan secara berkala, pilih pertemanan, website, aplikasi yang bersifat positif, Saring informasi yang diterima. melakukan kegiatan internet secara sehat akan membawa dampak positif bagi diri sendiri dan juga lingkungan sekitar.

Pembicara keempat Dr. Muhammad Anggung MP, M.Pd.I., menuturkan kita perlu transformasi, karena teknologi berkembang secara pesat, merubah cara manusia beraktivitas, berkomunikasi, dan bertransaksi, beragam aplikasi menyediakan fitur-fitur yang memungkinkan terjadinya layanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih murah.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Wahyu Septiawan yang bertanya bagaimana cara menciptakan budaya literasi membaca secara digital mulai dari anak-anak kita sendiri agar pada saat dewasa nanti mereka sudah terbiasa?

Narasumber Ninuk Wiliani, S.Si., M.Kom., menanggapi tentu yang paling utama adalah kita melakukan komunikasi yang baik terlebih dahulu, utamakan buku bacaan terlebih dahulu dari pada gawai dan jangan melarang anak akan sesuatu yang belum dia ketahui, dan generasi Z harus lebih cerdas daripada generasi berikutnya agar kita bisa membimbing ke arah yang lebih baik lagi kedepannya.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[](ril)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Festival Budaya Rapai Pase: Grup Peurupok, Geulumpang Tujoh, dan Reuleng Manyang Juara

LHOKSUKON - Grup Rapai Peurupok, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, meraih juara I pada...

PAG Bantu Sembako Untuk Warga Usai Vaksin

LHOKSEUMAWE – PT Perta Arun Gas (PAG) membantu paket sembako 232 sak beras kepada...

Maulid Nabi Jalin Silaturahmi Masyarakat Aceh di Perantauan

JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi sebuah tradisi dalam menjalin silaturahmi masyarakat...

Wali Nanggroe: Peringatan Maulid Harus Menjadi Sarana Memperkuat Kebersamaan

  BANDA ACEH– Selain sebagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW...

4 DPO Menyerah, Pengungkapan Kasus Penembakan Pos Pol Panton Reu Dinyatakan Tuntas

MEULABOH – Polda Aceh menyatakan pengungkapan kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh...

Peringatan Maulid Nabi Bagian dari Khasanah Kebudayaan Aceh

  BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar mengatakan,...

Pemko Subulussalam Saluran Beasiswa Rp 1,2 Miliar kepada 751 Mahasiswa

BeasiswaSUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp 1.200.000.000 kepada 751 mahasiswa...

Mahasiswa Unimal Ajari Warga Meuriya Bikin Sabun Cair

LHOKSUKON – Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong...

Pemko Lhokseumawe Diminta Tinjau Kembali Larangan Budi Daya Ikan di Waduk Pusong

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe diminta untuk meninjau kembali larangan budi daya di...

Cisah Gelar Festival Budaya Rapai Pase Dimeriahkan 12 Grup di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) menggelar Festival Budaya...

Terlibat Korupsi Rp 723.726.767, Polres Subulussalam Tahan Mantan Kades Muara Batu-Batu

  SUBULUSSALAM - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Subulussalam melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi...

Mantan Kades di Subulussalam Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

  SUBULUSSALAM - Mantan Kades Desa Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam inisial MS ditetapkan...

AJI dan LBH Pers Desak Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Jurnalis Bahrul

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan LBH Pers mendesak Polda Aceh segera...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Ini Tujuannya

DEWANTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan Tahun 2021 dengan...

Perpena CUP, Bintang: Bermain Sportif, Agar bisa Tampil Liga Pro Bersama Sadakata Klub

  SUBULUSSALAM - Sebanyak 27 tim berlaga dalam turnamen Futsal Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) CUP...

Mahasiswa Unimal Ajarkan Cara Membuat Akun Sosmed Penjualan Online

BANDA ACEH - Pada era digitalisasi ini para pebisnis ramai melakukan jual beli melalui...

Cut Rani Auliza, Dara Aceh Rilis Single ‘Mate Rasa’

BANDA ACEH - Sempat vakum beberapa waktu lalu, Kini Cut Rani Auliza dara asal...

Mahasiswa KKN Latih Siswa SMP Membuat PPT

BANDA ACEH - Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhoksemawe sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di...

Buka Sidang Raya Majelis Tinggi, Ini Arahan Wali Nanggroe kepada Perangkat Lembaga

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar Aceh secara...

Lembaga Wali Nanggroe Aceh Gelar Sidang Raya Majelis Tinggi

BANDA ACEH – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar Sidang Raya Majelis Tinggi untuk membahas...