BerandaBerita Aceh UtaraBelanja Pelatihan Rp3,6 M, Ini Kata Kadis Kesehatan Aceh Utara

Belanja Pelatihan Rp3,6 M, Ini Kata Kadis Kesehatan Aceh Utara

Populer

ACEH UTARA – Pemerintah Aceh Utara mengalokasikan belanja kursus singkat/pelatihan mencapai Rp3,6 miliar lebih pada Dinas Kesehatan dalam APBK tahun 2023.

Data tersebut dilihat portalsatu.com pada sebuah dokumen terkait rencana kegiatan Dinas Kesehatan Aceh Utara tahun 2023, Jumat, 20 Januari 2023.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, dikonfirmasi portalsatu.com, Jumat (20/1), mengaku ia belum menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2023. Namun, kata Amir, sesuai arah dan prioritas Aceh Utara untuk 2023 dan 2024, lebih menitikberatkan pada kegiatan penguatan kapasitas SDM, serta meminimalisir belanja-belanja fisik.

Amir menyebut kegiatan pelatihan-pelatihan tersebut direncanakan (diusulkan) oleh masing-masing bidang terkait di Dinkes Aceh Utara. “Jika mau rinci nanti bisa dilihat dari Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) masing-masing subkegiatan,” ucapnya.

Menurut dia, kegiatan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) kabupaten, sesuai petunjuk teknis (juknis) tahun 2023, fokus kepada pertemuan dan pelatihan. “Kegiatan atau program sudah diarahkan secara sistematis oleh kementerian terkait. Karena ini berdasarkan juknis yang diberikan pihak Kementerian Kesehatan,” ujar Amir.

Amir menyatakan program pelatihan itu bertujuan meningkatkan SDM tenaga kesehatan. “Terkait siapa saja peserta dan jumlahnya berapa itu harus melihat DPA terlebih dahulu jika sudah ada nanti,” tuturnya.

Kadis Kesehatan itu memastikan bahwa anggaran Rp3,6 M bukan untuk satu kegiatan pelatihan saja. “Banyak item. Misalnya, di Bidang Kesehatan Masyarakat bisa sampai delapan item, Bidang Pelayanan Kesehatan hingga tujuh item, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit bisa mencapai lima item”.

“Baru mudah kita lihat berapa jumlah anggaran dari masing-masing item nanti ketika sudah diterima DPA dan sesuai bidang masing-masing. Insya Allah, DPA dalam pekan ini selesai, tapi bulan berapa dimulai itu sesuai dengan anggaran kas yang diusulkan. Artinya, ada triwulan I, II, III, dan IV, tidak sekaligus dilaksanakan. Tapi untuk kegiatan pertama akan dilakukan pada Februari 2023,” ujar Amir.

Amir menambahkan belanja kursus atau pelatihan Rp3,6 M merupakan jumlah keseluruhan untuk semua kebutuhan program tersebut. Misalnya, ada satu kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bidan desa butuh anggaran Rp300 juta, meliputi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) bidan desa, pembelian alat tulis, sewa ruangan pelatihan, honorarium tutor/narasumber, SPPD tutor. “Mencakup semuanya. Begitu juga dengan kegiatan pelatihan lainnya,” ucap dia.

“Kalau lokasi kegiatan itu kita lihat nanti di tempat mana saja yang sudah meng-upload kegiatan e-katalog lokal. Karena kita di Aceh Utara mengacu kepada e-katalog lokal semua. Tempat acara misalnya di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, dilaksanakan di dalam daerah,” pungkas Amir Syarifuddin.[](nsy)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya