BIREUEN – Musibah kebakaran di Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Jumat 20 Maret 2020 sekira pukul 20.30 WIB menghanguskan 11 unit rumah yang didiami 18 kepala keluarga (KK).

Data dari Kadis Sosial Kabupaten Bireuen Mulyadi melalui pengendali Pos Tagana Dinsos Bireuen Zulfikar GA di lokasi kebakaran menyebutkan di 11 rumah diantaranya ada yang didiami 2 KK sehingga jumlah 18 KK dengan jumlah total 75 jiwa.

Menurut laporan Tagana Bireuen kebakaran terjadi berawal dari rumah Zulkarnain, lalu warga menghubungi tim Damkar Bireuen, api begitu cepat menjalar ke rumah-rumah yang berdekatan dengan rumah Zulkarnain. 

Data 11 korban kebakaran yaitu Zulkarnain (2 KK) dengan jumlah tanggungan 7 jiwa. Safuadi Harun tanggungan 4 jiwa, Zainal Abidin tanggungan 5 jiwa, Nubaiti (2 KK) tanggungan 6 jiwa, Iyas dengan tanggungan 5 jiwa.

Berikutnya Bukhari tanggungan 4 jiwa, Yusra (3 KK) dengan tanggungan 8 jiwa, Aminah (2 KK) tanggungan 4 jiwa, Nasruddin (2KK) tanggungan 9 jiwa, Dayat tanggungan 4 jiwa dan Samsuddin (2 KK) tanggungan 8 jiwa

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah itu. Sebanyak enam armada damkar Bireuen dikerahkan untuk pemadaman serta satu unit mobil pemadam Aceh Utara dan satu unit truk tangki air Dinas PUPR Bireuen,” katanya.

Sementara itu pantauan di lokasi. Personel BPBD Kabupaten Bireuen langsung mendirikan tenda untuk tempat pengungsian 75 orang warga korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal.

Sebelumnya di lokasi terlihat Plt Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar dan Direktur PT Takabeya Perkasa Grup Mukhlis A.Md yang juga Plt Ketua Partai Golkar Bireuen serta perangkat desa setempat.

Sebelumnya diberitakan sejumlah rumah berkontruksi kayu dan permanen di Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, habis terbakar, Jumat (20/3) sekira pukul 20.50 WIB.[]