BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (DPD Asperapi) Aceh, mengadakan pelatihan Workshop Even Organizer untuk mendukung Promosi Pariwisatadi Kyriad Muraya Hotel di Banda Aceh, Kamis, 16 November 2017.
Ketua DPD Asperapi Aceh Mirza Rizqan yang didampingi Mainar Novita sekretaris panitia, mengatakan, workshop tersebut sebagai upaya mencetak SDM dan meningkatkan wawasan serta pengetahuan tentang tujuan Perusahaan Even Organizer (EO) dalam melaksanakan even dari perencanaan, jenis even, pelaksanaan, pelaporan serta pembiayan dalam pelaksanaan sebuah even.
“Hal ini memberikan warna baru yang nantinya berdampak positif bagi EO di Aceh yang dapat menyeggarakan acara atau even dengan sempurna dan sukses. Dengan tumbuhnya EO yang profesional di Aceh dan bisa bersaing dengan EO Nasional sehingga banyak even bisa terselenggara di Aceh sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian, promosi pariwisata dan investasi Aceh,” katanya, Rabu (15/11).
Ia mengatakan, dalam WorkShop Even Organizer untuk mendukung promosi pariwisata, Asperapi Aceh mengundang tiga pemateri dari Jakarta. Drs. Rohadi ketua kompartemen Sertifikasi DPP Asperapi Aceh yang akan mengulas masalah Pelatihan dan Sertifikasi di mana nantinya setiap pelaku even di Aceh harus memiliki sertifikat tenaga ahli yang profesional dalam bidang industri pariwisata maupun pameran. Renno Reymond membahas tentang Even Pameran, konvensi serta budgeting sebuah even, dan Guz Reza akan memberikan materi bagaimana strategi dalam marketing dan promosi even.
“Untuk dua pembicara berasal dari Banda Aceh, kita menghadirkan Pak Reza Pahlevi Kadisbudpar Aceh membahas strategi pengembangan pariwisata aceh dalam konteks MICE, dan Sarjev pelaku even yang handal di Aceh memberi materi Even Impresariat, serta pagelaran seni/budaya di mana Aceh dalam even ini bisa mempromosikan seni budaya Aceh. Elemen yang akan ikut menjadi peserta adalah dari stake holder pariwisata, perusahaan EO, perusahaan MICE seperti hotel, venue owner dan travel,” katanya.
Zahlul, ketua pelaksana worshop tersebut, mengatakan, pelaksanaan diharapkan membawa hasil yang positif bagi EO di Aceh dalam memperoleh pengetahuan dan informasi positif bagaimana peran EO dalam menggarap sebuah even dan sangat berpengaruh di dalam peran pengembangan promosi pariwisata Aceh.
“Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh diharapkan dapat menjadi ayah angkat EO Aceh melalui Asperapi untuk membina pengusaha event tersebut agar berperilaku baik dan menghasilkan karyanya dalam pelaksanaan sebuah even sehingga dapat memberikan citra positif. Dengan hadirnya ASPERAPI sebagai tempat bernaungnya EO yang ada di Aceh dapat menjadi katalisator sehingga EO Aceh bisa berperan aktif dalam promosi pariwisata Aceh sehingga bisa mendatangkan Wisman dan wisnus di Aceh,” katanya.
Sebagaimana diketahui, pemicara dari Aceh yang dihadirkan Reza Fahlevi, merupakan kadisbudpar yang berpengalaman di disbudpar Banda Aceh dan Aceh.
Sementara Sarjev Hirzy, merupakan pelaku even seni yang berpengalaman sebagai show darector Aceh Internasional Folklore Festival, Aceh Internasional Sufi Music, Konser Maher Zein, PKA, Aceh Hhijriah Carnaval, Opening Art Pentas PAI, dan lainnya.[] (rel)



