LHOKSEUMAWE – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe, Gunawan, memaparkan perkembangan ekonomi, inflasi, sistem pembayaran, dan Festival Meurah Silu, dalam pertemuan pers, di Kantor BI Lhokseumawe, Kamis, 22 Juni 2023.

Gunawan menyampaikan perkembangan ekonomi pada Mei 2023. Ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat dengan kecenderungan risiko pertumbuhan yang melambat dan kebijakan suku bunga moneter di negara maju lebih tinggi. Di dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 diperkirakan tetap kuat dan akan membaik pada triwulan II 2023 didukung oleh permintaan domestik dan postifnya kinerja ekspor. Kenaikan konsumsi Rumah Tangga (RT) tetap berlanjut didorong oleh terus naiknya mobilitas, membaiknya ekspektasi pendapatan dan terkendalinya inflasi.

Sementara itu perekonomian Aceh pada triwulan I 2023 tetap tumbuh kuat meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Konsumsi RT tetap menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Aceh seiring masih tingginya mobilitas dan daya beli masyarakat yang meningkat dan inflasi yang kian terkendali,” kata Gunawan.

Gunawan juga menjelaskan perkembangan inflasi Mei 2023. Penurunan inflasi global berlanjut terutama dipengaruhi proses disinflasi negara berkembang yang lebih cepat. Penurunan inflasi negara maju berjalan lebih lambat, sehingga mendorong kebijakan moneter di negara maju tetap ketat.

Sebagaimana rilis BPS, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Mei 2023 nasional menurun ke dalam sasaran 3,0±1% lebih cepat dari prakiraan. Menurunnya inflasi ke dalam sasaran sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan Pemerintah (pusat dan daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali di dalam sasaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023.

“Sementara Kota Lhokseumawe mengalami inflasi bulanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan deflasi. Secara tahunan, perkembangan harga di Kota Lhokseumawe tumbuh lebih rendah dari bulan sebelumnya dan juga tetap berada pada rentang sasaran inflasi nasional tahun 2023,” ujarnya.

Terkait perkembangan sistem pembayaran Bank Indonesia, Gunawan menjelaskan transaksi BI-RTGS yang terjadi pada April 2023 meningkat secara nominal. Namun, menurun secara volume.

Transaksi transfer dana SKNBI menurun secara nominal dan volume. Perkembangan transaksi QRIS terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dan terjadi peningkatan pada transaksi QRIS baik secara volume maupun nominal. Peningkatan juga turut terjadi dari sisi jumlah pengguna dan merchant QRIS. Dari sisi merchant, mayoritas merchant QRIS di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe berada di Kota Lhokseumawe diikuti Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen. Ke depannya Bank Indonesia akan terus melaksanakan upaya perluasan akseptasi QRIS di seluruh wilayah kerja.

Selan itu, lanjut Gunawan, BI Lhokseumawe akan menggelar Festival UMKM Kota Lhokseumawe 2023 dengan mengangkat tema “Semarak Ekonomi Keuangan Syariah Dalam Pengendalian Inflasi di Pesisir Laut dan Pegunungan Aceh”. Kegiatan itu diselenggarakan di Lapangan Jenderal Sudirman, Lhokseumawe, Sabtu-Ahad, 24-25 Juni 2023.

Menurut Gunawan, Festival Meurah Silu merupakan kegiatan tahunan KPw BI Lhokseumawe dan telah terselenggara dua kali yaitu pada 2021 di Kota Langsa dan tahun 2022 di Kabupaten Aceh Tengah.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memaksimalkan potensi daerah Lhokseumawe dan sekitarnya untuk menciptakan sinergisitas hulu-hilir dalam hal pemenuhan permintaan pasar dalam dan luar negeri. Juga sebagai bentuk edukasi dan promosi untuk memperkenalkan produk premium UMKM berupa makanan, kerajinan kriya, fashion dan komoditas unggulan sekaligus ajang seni dan kebudayaan Aceh. Sebagai bentuk kontribusi Bank Indonesia dalam pengembangan perekonomian (local economy development) dan UMKM daerah.

Meurah Silu 2023 mengusung konsep one stop people’s experience, yang menghadirkan semarak kegiatan secara menyeluruh seperti adanya seminar/sosialisasi, perlombaan, bussiness matching, serta pameran UMKM yang menghadirkan hampir semua sektor secara berkolaborasi dengan pelaku usaha dari rantai hulu hingga hilir.

Meurah Silu 2023 bersinergi dengan Festival UMKM Kota Lhokseumawe, Ahad Festival, melalui rangkaian kegiatan jalan sehat yang dilakukan dengan pemilihan rute yang menghubungkan lokasi Meurah Silu 2023 dan Ahad Festival. Meurah Silu 2023 memberikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) experience kepada masyarakat melalui pemanfaatan QRIS untuk melakukan pendaftaran kegiatan lomba dan pemberian diskon kepada pengunjung yang melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS.

Gunawan, turut merincikan serangkaian Festival Meural Silu 2023, yaitu kegiatan seremoni Festival Meurah Silu 2023 berupa soft dan grand opening, penyerahan simbolis PSBI, dan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam rangka kompetisi Final perlombaan road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) antara lain In2motion, MTQ, nasyid, dan dakwah. Selain itu, terdapat beberapa perlombaan yang dapat diikuti oleh msayarakat umum, yakni coffee competion (lomba barista), lomba mewarnai tingkat anak, dan lomba rangking satu tingkat SMA.

Selanjutnya, ada expo/Bazar UMKM, pameran dan penjualan produk UMKM binaan dan mitra KPw BI Lhokseumawe yang terdiri dari makanan dan minuman, kopi, industri kreatif, dan wastra nusantara. Kemudian, business matching pasar murah produk pertanian langsung dari petani sehingga mengurangi rantai distribusi dan memberikan harga terbaik dari sisi produsen dan konsumen. Selain itu terdapat potentioal buyer dan lembaga pembiayaan yang siap melihat potensi transaksi maupun pembiayaan yang mungkin terjadi.

“Juga QRIS experience merupakan pemberian pengalaman penggunaan QRIS melalui pendaftaran lomba, jalan sehat dan penukaran voucher diskon. Selain itu, ada seminar dan talkshow untuk peningkatan pemahaman terkait perlindungan konsumen dan inklusi keuangan serta tips menjadi konsumen cerdas di era digital. Juga terdapat talkshow terkait kopi dengan menghadirkan ahli dan success story pelaku usaha ekspor. Terakhir hiburan berupa tarian khas Aceh dan musik tradisional sebagai daya tarik masyarakat untuk dapat hadir dan menikmati kegiatan,” ujar Gunawan.[](ril)