Senin, Juni 24, 2024

HUT Ke-50 Aceh Tenggara,...

KUTACANE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara membuka stan pelayanan...

Atlet KONI Aceh Rebut...

BANDA ACEH - Prestasi mengesankan ditoreh atlet binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk...

Realisasi Pendapatan Asli Aceh...

BANDA ACEH - Realisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019-2023 melampaui target. Akan...

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...
BerandaBerita Aceh UtaraBPJS Keliling Layani...

BPJS Keliling Layani Warga Desa di Aceh Utara

ACEH UTARA – Kehadiran layanan Mobile Customer Service (MCS) atau BPJS Keliling disambut antusias oleh warga Desa Alue Buya, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 22 Juni 2023.

Layanan keliling menggunakan mobil ini hadir di tengah-tengah warga untuk memberikan berbagai layanan administrasi terkait pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Warga dapat memanfaatkan mobil milik BPJS Kesehatan ini untuk melakukan pengecekan status kepesertaan, pendaftaran kepesertaan, perubahan data kepesertaan seperti penambahan anggota keluarga atau perubahan pilihan tempat berobat, serta layanan pengaduan dan informasi yang dapat langsung disampaikan warga setempat kepada petugas.

Seperti dilakukan M. Yusuf. Ia mendatangi mobil BPJS Keliling yang hadir di desanya untuk mengecek status kepesertaan JKN milik keluarganya.

“Saya ke sini (BPJS Keliling) mau pastikan kalau BPJS saya sama anak-anak itu masih aktif, jangan sampai nanti pas mau berobat rupanya tidak bisa dipakai, karena kan kami didaftarkan sama Pemerintah Aceh semua,” ujar Yusuf.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai aparatur desa ini pun mengaku tak ragu mengimbau agar seluruh warga di desanya untuk memanfaatkan fasilitas layanan yang disediakan BPJS Kesehatan.

Yusuf mengatakan dengan memanfaatkan layanan BPJS Keliling maka warganya tak lagi harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas lainnya untuk mengurus keperluan administrasi JKN. Mengingat perlu waktu tempuh sekitar 30 menit berkendara untuk sampai ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

“Alhamdulillah, fasilitas BPJS ini sangat membantu memudahkan kami, warga ramai yang hadir untuk mengecek kartunya aktif atau tidak. Tidak perlu jauh-jauh dan bisa selesai lebih cepat juga, karena sebagaimana yang kita tahu kalau sekarang kan berobat cukup dengan KK (Kartu Keluarga) dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) saja kita sudah bisa langsung datang berobat tanpa perlu kartu fisik lagi,” kata Yusuf.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe yang memiliki wilayah kerja penyelenggaraan Program JKN di Kabupaten Aceh Utara, Syafrudin Imam Negara mengatakan keberadaan layanan BPJS Keliling disediakan untuk mempermudah urusan administrasi layanan.

“Pada prinsipnya BPJS Kesehatan melakukan jemput bola, untuk membantu masyarakat yang ada di pedesaan supaya lebih dekat dan mudah mengakses layanan administrasi JKN,” jelas Imam.

Imam menjelaskan selain menyediakan layanan tatap muka langsung dengan petugas seperti BPJS Keliling atau MCS, pihaknya juga menyediakan berbagai kanal layanan yang dapat diakses masyarakat secara daring.

“Masyarakat kita bisa juga mengakses layanan melalui Pandawa (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (CHIKA), ataupun melalui Voice Interactive JKN (VIKA). Jadi masyarakat bebas mau akses layanan administrasi yang mana mereka inginkan,” ujar Imam.

Hingga April 2023, tercatat sebanyak 609.755 jiwa warga Kabupaten Aceh Utara telah terdaftar sebagai peserta Program JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Dengan persentase peserta yang didaftarkan oleh pemerintah masih mendominasi yaitu sebanyak total 90%. Dengan rincian peserta yang didaftarkan pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 68%, serta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Aceh atau biasa disebut peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Aceh sebanyak 22%.

Adapun peserta yang terdaftar pada segmen lain seperti peserta dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 5,4%, TNI/POLRI sebanyak 0,8%, Pekerja Penerima Upah (PPU) lainnya sebanyak 2,3%, peserta yang membayar iuran secara mandiri sebanyak 0,3%, serta peserta pensiunan sebanyak sekitar 1,1% dari total masyarakat yang terdaftar pada masterfile BPJS Kesehatan.[](rilis)

Baca juga: