LHOKSEUMAWE – Menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kota Lhokseumawe, menyediakan penukaran uang Rupiah berupa recehan (pecahan) untuk masyarakat senilai Rp1,5 triliun, dan jumlah itu meningkat bila dibandingkan tahun 2017 lalu sebesar Rp1,4 triliun.

Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI), Kota Lhokseumawe, Yufrizal, mengatakan, karena diprediksikan tahun ini permintaan uang (pecahan) dari masyarakat untuk kebutuhan lebaran Idul Fitri itu meningkat 10 persen dari sebelumnya, sehingga pihaknya menambah persediaan uang sesuai permintaan masyarakat, dan BI telah mempersiapkan sejak satu bulan lalu.

“Kita menyediakan pecahan uang baik berupa Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu, Rp20 ribu, Rp50 ribu sampai Rp100 ribu. Namun masyarakat dalam penukaran uang biasanya dari jumlah besar menjadi kecil, tetapi kita menyediakan juga seperti uang Rp50 ribu maupun Rp100 ribu,” kata Yufrizal, dikonfirmasi Portalsatu, Selasa, 29 Mei 2018, pagi.

Untuk itu, Bank Indonesia dan perbankan akan membuka bazar penukaran uang bersama di depan Islamic Center Kota Lhokseumawe, mulai 30 Mei hingga 7 Juni 2018.

Selain itu, Kata Yufrizal, pihaknya juga melayani masyarakat untuk penukaran uang serupa di perbankan terdekat, tentunya hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam proses penukaran uang tersebut.

“Oleh karenanya, kita mengimbau kepada masyarakat yang ingin menukar uang (pecahan) tersebut, agar dapat berkunjung langsung ke Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe mulai besok (Rabu, 30 Mei 2018), dan tidak hanya masyarakat Lhokseumawe saja, juga dipersilahkan bagi warga daerah lainnya,” ujar Yufrizal.[]