BANDA ACEH – Petugas Satpol PP, Reza Agustian, bernasib malang saat piket di kantor Badan Dayah Provinsi Aceh, Rabu, 13 April 2016. Dia melaporkan telah menjadi korban tindak kekerasan oleh Ayah Nek, yang mengaku anggota salah satu anggota partai lokal di Aceh.
Reza kemudian melaporkan kasus pemukulan ini kepada Polsek Kuta Alam. Dalam keterangannya, korban menyebutkan pelaku juga mengaku tinggal di Mess Wali.
Berdasarkan keterangan korban, kronologi kejadian bermula saat pelaku hendak menemui Kepala Badan Dayah sekitar pukul 15.50 WIB. Korban yang sedang piket meminta Ayah Nek untuk menunggu sejenak. Dia kemudian menjumpai ajudan Kepala Badan Dayah untuk mengabarkan kedatangan Ayah Nek. Namun sang ajudan mengatakan kepala Badan Dayah sedang rapat.
Reza kemudian menyampaikan hal tersebut kepada pelaku. Namun nahas, Reza langsung mendapat bogem mentah dari pelaku. Dia mengaku dipukul sebanyak tiga kali dan mendapat tendangan dari pelaku. Akibat pemukulan tersebut korban menderita memar di wajah sebelah kanan.
Kapolsek Kuta Alam AKP M. Taufik, S.IK membenarkan telah terjadi tindak kekerasan kepada salah satu petugas Satpol PP yang bertugas di Badan Dayah. Dia mengatakan polisi menerima laporan dari korban sekitar pukul 16.15 WIB.
“Saat ini masih proses penyelidikan dan pelaku sedang dilacak keberadaannya,” kataTaufik.[](bna)
Laporan: Ramadhan



