BIREUEN – Pemkab Bireuen menggelar zikir dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan renungan 16 tahun bencana tsunami di Masjid Agung Bireuen, Rabu, 23 Desember 2020, malam.
Zikir dihadiri Bupati Bireuen, H. Muzakkar A. Gani, para pejabat, tokoh masyarakat, santri dan masyarakat. Zikir dipimpin Ustaz Zul Arafah, Pimpinan Majelis Zikir Arafah Banda Aceh.
Kadis Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Anwar, mengatakan biasanya maulid diperingati dengan kenduri. Akan tetapi, hal itu sudah digelar masyarakat di masjid dan meunasah di seluruh wilayah Bireuen.
“Kenduri maulid tingkat kabupaten tidak digelar guna menghindari kerumunan warga. Tahun ini kita coba ubah dengan kegiatan zikir berhubung di Bireuen masih ada pandemi Covid-19,” jelas Anwar.
Bupati Bireuen, Muzakkar A. Gani, dalam sambutannya mengajak semua masyarakat Bireuen untuk berdoa kepada Allah agar segera menjauhkan bala virus korona dari wilayah Bireuen.
“Terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah mematuhi aturan dalam melakukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan serta sudah menjaga toleransi beragama,” katanya.
Bupati turut nengajak semuanya untuk mengenang bencana tsunami. “Seakan bencana tsunami baru saja terjadi kemarin. Selain itu mengambil hikmah suri teladan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari”.
Seribuan hadirin dari berbagai kalangan larut dalam zikir dipimpin Ustaz Zul Arafah. Zikir bergema hingga sebagian peserta zikir dan doa larut dalam haru hingga kegiatan selama dua jam itu berakhir.[]



