SABANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang menyatakan kondisi cuaca di wilayah Sabang dan sekitarnya dalam pekan ini cukup baik dan nyaman untuk aktivitas pelayaran maupun wisatawan.

Kepala BMKG Kota Sabang, Siswanto, kepada portalsatu.com/, mengatakan saat memasuki Januari 2021 diperkirakan ada indikasi kenaikan curah hujan. “Karena untuk periode November-Desember (2020) dan Januari (2021) khususnya di wilayah Sabang memang angin timuran yang secara umum karakteristiknya itu adalah puncak musim penghujan”.

“Tentu meskipun secara fluktuatif memang ada perubahan cuaca dalam minggu ini, barangkali masih cukup nyaman. Tetapi untuk pekan depan bisa jadi indikasinya buruk. Sejauh ini untuk gelombang laut di perairan Sabang maupun Banda Aceh masih cukup kondusif antara 0,5 sampai 1,5 meter,” kata Siswanto, Kamis, 24 Desember 2020.

Jadi, menurut Siswanto, untuk aktivitas pelayaran ataupun kegiatan nelayan di sekitar Sabang masih cukup aman dan nyaman. Selain itu, juga nyaman untuk penyeberangan kapal bagi wisatawan. Memasuki liburan akhir tahun ini memang sudah terlihat adanya kenaikan kunjungan wisatawan dari Banda Aceh menuju Sabang. Karena cuacanya pun sangat mendukung untuk aktivitas penyeberangan tersebut.

“Untuk kondisi cuaca angin secara dominan memang sekarang angin timuran. Cuma kecepatannya itu belum mengindikasikan adanya kenaikan kecepatan angin yang signifikan. Artinya, energi yang mebangkitkan ketinggian gelombang laut salah satu sumbernya juga dari angin. Kita melihat untuk beberapa hari ke depan ini memang masih cukup kondusif untuk kondisi cuaca ataupun ketinggian gelombang khususnya di kawasan Sabang,” ujar Siswanto.

Siswanto menambahkan, begitu juga dengan jadwal kapal penyeberangan baik dari Banda Aceh ke Sabang dan sebaliknya, tidak ada kendala. Justru terjadi antrean di Pelabuhan Ulee Lheue maupun Pelabuhan Sabang, bahkan ada penambahan trip jadwal baik untuk kapal ekspres dan kapal feri. 

“Biasanya kapal feri dalam satu hari hanya dua kali dari Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya, tapi untuk saat ini sudah tiga trip. Termasuk untuk kapal ekspres juga ada kenaikan sampai empat trip per hari,” ungkap Siswanto.

Namun, lanjut Siswanto, jadwal tersebut sewaktu-waktu dapat berubah, sesuai situasi cuaca dan kondisi di lapangan. 

Dia mengimbau seluruh penumpang kapal untuk menggunakan masker, dan tetap mengikuti protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).[]