LHOKSEUMAWE – Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Lhokseumawe mengikuti sosialisasi bahaya narkoba yang dipaparkan Badan Narkotika Nasional Kota Lhokseumawe di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, Minggu, 23 April 2017.
Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelatihan dasar Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis). Ini bentuk upaya PMI dan BNNK untuk mencegah kalangan pelajar terjebak dalam lingkar peredaran narkoba yang semakin marak di Aceh, jelas Junaidi Yahya alias Si Abang, Ketua PMI Lhokseumawe.
Ia juga menjelaskan, materi yang disampaikan kepada peserta tidak hanya singkup bahaya narkoba, tapi lebih jauh dari itu memotivasi pelajar dengan ide-ide kreatif agar pelajar benar-benar jauh dari narkotika.
Saat ini generasi muda Aceh banyak yang terjerat dengan narkoba tidak hanya sabu dan ganja, tapi banyak juga yang mengkonsumsi lem, dan jenis narkoba lainnya. Bahkan peredarannya sudah merambah ke desa-desa, kondisinya sudah mengkhawatirkan, kata Abang.
Ia mengajak semua pihak dan seluruh elemen pemerintahan termasuk aparat penegak hukum untuk terus melakukan upaya-upaya pencegahan, agar ke depan, peredaran narkoba bisa dicegah.[]


