IDI RAYEUK – Salah satu bocah berusia empat tahun di Kecamatan Indra Makmur dilaporkan menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Hendri Budiman, SH SIK, MH, melalui Kapolsek Indra Makmur Iptu Dasril saat dikonfirmasi oleh portalsatu.com pada Jumat, 9 Oktober 2015 sekitar pukul 21.00 WIB.
“Kejadian pencabulan ini terjadi pada 23 September 2015 dan terkuak setelah korban beberapa hari terakhir selalu meringis kesakitan sambil memegangi kemaluannya,” ujarnya.
Ibu korban yang melihat tingkah aneh putrinya kemudian mempertanyakan apa penyebab kemaluannya sakit tersebut. Korban kemudian menceritakan tindakan tidak senonoh yang dilakukan AM, 14 tahun, tetangga mereka.
Awalnya ibu korban tidak percaya dengan keterangan si bocah. Dia kemudian membawa korban ke sungai untuk mandi dan saat itu bocah tersebut mengeluh dan merasa sakit di kemaluannya. Ibu korban kemudian melihat keanehan di kemaluan bocah tersebut dan membawanya ke bidan desa untuk diperiksa.
Setelah diperiksa oleh bidan desa, ibu korban kemudian melaporkan tindakan pelecehan seksual ini kepada Polsek Indra Makmur pada Minggu, 4 Oktober 2015. Kapolsek Dasril kemudian memboyong korban ke RS dr Zubir Mahmoed untuk divisum sebagai data penguat laporan.
Menurut keterangan Kapolsek Dasril, hasil visum baru keluar pada Kamis, 8 Oktober 2015. Berdasarkan hasil visum diketahui selaput dara bocah tersebut telah rusak. Polisi lalu menangkap tersangka AR yang kemudian mengakui perbuatannya.
“Saat ini kasus tersebut sedang ditangani Polsek Indra Makmur berkoordinasi dengan Badan Pemasyarakatan (Bapas) Anak,” ujar Kapolsek Indra Makmur.[](bna)



