BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, memaparkan perkembangan terkini penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang telah dan akan dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Aceh, dan menjelaskan penggunaan Biaya Tak Terduga (BTT). Pemaparan itu dilakukan Sekda saat Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, di Ruang Serbaguna Kompleks DPRA, Senin, 4 Mei 2020.

“Hingga saat ini, dari total Rp118 miliar BTT yang dianggarkan oleh Pemerintah Aceh, telah digunakan sebesar kurang lebih Rp57,45 miliar. Yang dicairkan dalam tiga tahap berdasarkan keputusan Gubernur Aceh,” ujar Taqwallah.

Taqwallah menjelaskan, BTT pertama dicairkan Rp33,38 miliar berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 968/2020 diterbitkan pada 20 Maret 2020, dan Kepgub 1061/2020 yang diterbitkan pada 16 April 2020.

Selanjutnya, BTT kedua dicairkan Rp14,10 miliar berdasarkan Kepgub Nomor 1015/2020 diterbitkan pada 1 April 2020. Lalu, BTT ketiga dicairkan Rp10,07 miliar berdasarkan Kepgub 1057/2020 diterbitkan 15 April 2020.

“Penggunaan BTT ini berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pemberian BTT,” imbuh Taqwallah yang dalam pertemuan tersebut didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Asisten Bidang Administrasi Umum, Kepala Bappeda, Inspektur Aceh dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh lainnya.

Sekda Aceh juga menyampaikan perkembangan dan kondisi terkini penanganan Covid-19 di Bumi Serambi Mekah. “Alhamdulillah, hingga saat ini upaya terbaik terus kita lakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Aceh. Saat ini ada tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditangani di Ruang Pinere RSUDZA. Secara nasional, upaya menekan sebaran Covid-19 yang kita lakukan relatif baik, jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia,” kata Taqwallah sembari memperlihatkan peta sebaran Covid-19 nasional.

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 dipimpin Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, didampingi seluruh Wakil Ketua, yaitu Dalimi, Safaruddin dan Hendra Budian serta sejumlah anggota DPRA lainnya.[](rilis)