SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, S.H., membuka Musyawarah Prerencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2019 di Aula LPSE Setda Subulussalam, Selasa, 20 Maret 2018.

Hadir dalam kegiatan ini Sekertaris Bappeda Aceh, Zulkifli, anggota DPRA Tgk. H. Syarifuddin, Wakil Ketua I dan II DPRK Subulussalam, Hj. Mariani Harapan dan Fajri Munthe, Wakil Ketua MPU H. Mansur dan Kapolsek Simpang Kiri AKP Fauzi, S.I.K., dan Kasdim 0118/Subulussalam.

Merah Sakti mengatakan, Musrenbang untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Subulussalam tahun 2019 mengakomodir usulan desa dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh desa di lima kecamatan dalam wilayah Kota Subulussalam.

“Semua program usulan dari desa harus masuk melalui pintu Musrenbang. Pesan saya dalam menyusun RKPK 2019 jangan lari dari visi dan misi wali kota,” kata Merah Sakti.

“Usulan desa harus ada yang diakomodir, satu atau dua harus ada yang tertampung,” kata Merah Sakti.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Subulussalam, Mhd. Ali Tumangger S.STP., M.Sc., mengatakan, tema Musrenbang 2019 “Pemerataan peningkatan pembangunan serta infrastruktur kota dan kampung menuju Subulussalam berkualitas sejahtera dan Islami”.

Usai pembukaan ini dilanjutkan pembahasan bersama dengan anggota DPRA, DPRK, Muspida, kepala mukim, para kepala desa, organisasi masyarakat dan OKP terkait penyusunan perencanaan pembangunan yang menjadi prioritas.

Sekretaris Bappeda Subulussalam, Baginda, S.H., M.M., kepada portalsatu.com/ menjelaskan, program prioritas usulan lima kecamatan yakni Simpang Kiri 136, Penanggalan 78, Longkib 98, Sultan Daulat 73 dan Rundeng 170 kegiatan.[]