ACEH UTARA – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I mengakomodir permohonan Keujruen Blang dan Keuchik dari lima desa di Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, terkait pengadaan enam pompa air untuk pompanisasi guna mengatasi kekeringan persawahan di kawasan tersebut. Pasalnya, proyek Rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase bersumber dari APBN yang berada di antara Kecamatan Meurah Mulia dan Nibong, Aceh Utara, hingga kini belum rampung dikerjakan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara, Jaffar, kepada portalsatu.com/, Kamis, 28 Februari 2023, mengatakan sebelumnya Keujruen Blang dan lima Kepala Desa di Kecamatan Meurah Mulia mengajukan permohonan pengadaan peralatan pompanisasi untuk mengatasi kekeringan sawah di kawasan tersebut.
“Sehingga pihak Balai (BWS Sumatra I) menyanggupi enam unit pompa air. Saat ini pompa itu masih di Balai (BWS). Mereka sudah berkoordinasi dengan kita apakah dibawa langsung ke Meurah Mulia atau bagaimana. Kita akan komunikasi kembali terlebih dahulu dengan pihak Keujruen Blang atau Keuchik menyangkut hal itu,” ujar Jaffar melalui telepon.
Menurut Jaffar, dalam permohonan pengadaan peralatan pompanisasi itu tercatat lima desa, yaitu Gampong Leubok Tuwe, Ujong Kuta Bate, Pulo Blang, Teungoh Kuta Bate, dan Beuringen, Kecamatan Meurah Mulia. Dokumen permohonan ini turut diteken masing-masing Keuchik dan Keujruen Blang, serta mengetahui Koordinator Pompanisasi Leubok Tuwe pada 22 Februari 2023.
“Tapi, pompa air itu bukan untuk sembilan kecamatan. Enam unit pompa berukuran 3 inci tersebut untuk dimanfaatkan beberapa desa saja khususnya di Meurah Mulia. Baru kita tahu bagaimana sistem penggunaannya nanti kalau sudah sampai barang ke sini. Yang jelas pihak Balai ikut berpartisipasi untuk membantu petani di Meurah Mulia dengan pengadaan pompa itu,” kata Jaffar.
Sebelumnya diberitakan, Pj. Bupati Aceh Utara, Azwardi, pada 4 Januari 2023, telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pengairan Provinsi Aceh dan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatra I terkait kelanjutan proyek Bendung Irigasi Krueng Pase bersumber dari APBN. “Alhamdulillah, hasil koordinasi saya dengan Kadis Pengairan Aceh dan pihak Balai (BWS Sumatra I), Insya Allah, proyek Bendung Krueng Pase itu komitmennya dilanjutkan pekerjaannya sampai tuntas,” ujar Azwardi dikonfirmasi pada 5 Januari 2023 lalu.
Baca juga: Proyek Bendung Irigasi Krueng Pase Belum Tuntas, Begini Penjelasan Reka[]




