LHOKSEUMAWE – Anggota DPRA, Azhari alias Cage, berharap Pemerintah Aceh Utara melakukan survei untuk mengetahui penyebab utama terjadinya banjir, sehingga dapat dicarikan solusi yang tepat.   

“Kita tidak ingin mengatasi ini hanya dengan mengantar bantuan masa panik, tetapi harus mengetahui sumber dari permasalahan banjir ini. Apakah sungai, tanggul, atau jaringan-jaringan air yang harus diperbaiki. Termasuk menata ulang zona mana yang perlu penghijauan kembali, hutan yang perlu reboisasi, agar banjir ini tidak terjadi tiap tahun,” ujar Cage usai menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Jumat, 5 Januari 2018, malam.

Baca juga: Cage Dewan Naik Boat Mengantar Bantuan Untuk Korban Banjir di Aceh Utara

Dia menyebutkan, setelah banjir melanda Aceh Utara pada Desember 2017, terjadi lagi di awal Januari 2018. Kali ini, terparah di Kecamatan Pirak Timu, Matangkuli dan Tanah Luas. “Pihak dinas membidangi pengairan di Aceh Utara dan provinsi bisa melakukan survei. Apa penyebab banjir ini, bagaimana solusinya,” kata Cage.

Menurut Cage, Pemkab Aceh Utara harus mengeruk sungai-sungai yang dangkal dan membangun tanggul yang layak, sehingga ketika terjadi hujan deras di pegunungan Bener Meriah, air sungai tidak meluap. “Mungkin juga perlu dilakukan sistem pembagian air dari beberapa jalur sungai, sehingga tidak satu jalur. Jaringan-jaringan irigasi perlu diperbaiki agar air tidak tertahan di satu tempat,” ujarnya.

“Kalau kondisi ini terus berlanjut, kasihan masyarakat yang selalu terkena banjir. Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan masa panik, tetapi lebih kepada (solusi jangka panjang) agar ini tidak terjadi lagi. Sebab, banjir merusak usaha peternakan, pertanian, perkebunan dan perikanan, selain merusak infrastruktur seperti badan jalan dan jembatan. Musibah ini sangat menyedihkan bagi masyarakat,” kata Cage.

Cage menambahkan, pihaknya di DPRA siap memperjuangkan usulan anggaran yang diajukan pemerintah kabupaten/kota untuk program pencegahan banjir atau meminimalisir dampak bencana ini. “Kita siap memperjuangkan anggaran apabila tujuannya benar-benar untuk kemaslahatan masyarakat di daerah yang mengalami musibah banjir,” katanya.[](idg)