TAKENGON – Nama Din Minimi kembali menggaung di Aceh Tengah setelah Orang Tak di Kenal (OTK) mencatut namanya untuk melakukan pemerasan kepada sejumlah warga.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Eko Wahyudi membenarkan adanya laporan warga terkait aksi pemerasan yang di lakukan OTK dengan mengaku Din Minimi.

“Sudah kita cek, itu bukan Din Minimi, pemilik nomor ponsel itu juga sudah terdeteksi,” kata Eko Wahyudi, Selasa 14 Maret 2017.

Kapolres Eko juga membenarkan adanya aksi ancaman yang dilakukan OTK saat melakukan aksi pemerasan kepada korban.

Untuk diketahui, salah seorang warga Kampung Genting Gerbang Kecamatan Silih Nara, Aditya mengaku mendapat panggilan telepon dari OTK yang mengaku Din Minimi.

Awal percakapan keduanya, Aditya diminta mengirim Rp.2 juta uang ke rekening yang di sebutkan pelaku.

Aksi pemerasan itu terus berlanjut beberapa kali hingga ia memilih melaporkan perihal itu kepada pihak berwajib.

“Kalau uangnya tidak saya kirim, rumah saya di bakar, akhirnya saya melaporkan hal ini ke polisi,” kata Aditya