BLANGPIDIE — Personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan program Saweu Sikula sebagai upaya trauma healing, bertatap muka, dan bermain dengan para pelajar SMPN 2 Blangpidie, Rabu, 31 Januari 2018.
Wakapolres Abdya Kompol Jatmiko mengatakan, selain untuk para pelajar, sasaran kegiatan ini adalah pengawas sekolah, dewan guru, serta perwakilan wali murid.
“Kegiatan yang kita lakukan yakni memberikan arahan, sosialisasi, serta koordinasi tentang langkah ke depannya bagi siswa yang mengalami pelecehan seksual, serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk turun bersama di sekolah lainnya sebagai upaya pencegahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 1 Februari 2018.
Selain bertatap muka, Wakapolres yang turun langsung ke lokasi bersama Kasat Binmas, Iptu Mardiansyah, dan personel lainnya, mengajak pelajar yang menjadi korban untuk bermain di lapangan sebagai langkah pemulihan psikis trauma anak, termasuk latihan beladiri (tangkisan dan pukulan) serta mengaji.
Sehubungan dengan itu, kegiatan ini juga menggelar sesi tanya jawab berupa kuis yang diakhiri dengan sesi membagi-bagikan hadiah kepada para pelajar.
“Kita memberikan pemahaman kepada guru dan wali murid agar lebih peduli dan mengawasi anak-anak mereka, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, atau di lingkungan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, para wali murid dan guru SMPN 2 Blangpidie berharap, pelaku kejahatan seksual dihukum berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Mengingat, banyaknya korban dan menolak pelaku dihukum menggunakan qanun berupa secara hukuman cambuk.
“Kita akan proses pelaku sesuai hukum yang berlaku. Kita juga upayakan peran kepolisian, dalam hal ini Bhabinkamtibmas agar turun ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi pencegahan pelecehan seksual,” jelasnya.
Wakapolres menambahkan, pihaknya bersama Disdik Abdya juga akan melaksanakan kegiatan ini untuk seluruh pelajar yang ada di Kabupaten Abdya. Jika ada predator anak, sambungnya, masyarakat diminta agar secepatnya menghubungi atau memberitahukan aparat berwajib.
“Sosialiasasi tim terpadu yaitu melibatkan kepolisian, P2TP2A dan Disdik Abdya. Ini bukan hanya dilakukan di SMP Negeri 2 Blangpidie, tetap juga di seluruh sekolah baik TK, SD, SMP dan SMA di Abdya nantinya,” ujarnya lagi.[] (*sar)




