LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, menyebutkan Kabupaten Aceh Utara saat ini merupakan barometer bagi daerah-daerah lain di Provinsi Aceh. Menurutnya, Aceh Utara memiliki potensi besar bagi para investor yang ingin berinvestasi.
“Aceh Utara memiliki banyak perusahaan seperti KKA, Arun, PIM, dan sebagainya. Kita juga memiliki sumber daya alam (SDA) luar biasa yang hingga kini belum dilakukan optimalisasi,” kata Muhammad Thaib atau Cek Mad dalam pertemuan dengan sejumlah investor dari Tionghoa di pendopo Bupati Aceh Utara, Senin, 18 April 2016 pagi.
Cek Mad menyambut baik kedatangan para investor etnis Tionghoa dari lintas negara ini ke Aceh Utara. Dia berharap para investor bersedia mengoptimalisasi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, baik di bidang perkebunan, pertanian, maupun kemaritiman.
“Saya menjamin keamanan dan kenyamanan berinvestasi di Aceh, khususnya Aceh Utara. Semuanya ini karena Aceh sudah damai dan tidak ada lagi kisruh-kisruh yang dapat merugikan investor sendiri,” kata Cek Mad lagi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Kepala SKPD Aceh Utara serta para undangan lainnya.[](bna/*sar)


