SAYA tidak maju mencalonkan (diri) lagi sebagai Wali Kota Langsa pada pilkada 2017 mendatang, kata Usman Abdullah alias Toke Suum, Minggu, 28 Februari 2016.
Pernyataan itu mengejutkan masyarakat Langsa, terutama para pendukung Toke Suum yang belakangan ini mengelu-elukan agar kader Partai Aceh (PA) itu kembali maju pada pilkada 2017. Sebagian publik daerah lainnya di Aceh ikut tersentak. Nyan ban lagoe, tulis Dani, seorang warga Aceh Utara melalui pesan BBM kepada portalsatu.com, Minggu malam, setelah membaca berita itu.
Toke Suum mengeluarkan pernyataan itu menanggapi rencana PA Langsa yang bakal mengusung kader lain sebagai kandidat wali kota. PA Langsa mengusulkan Iskandar sebagai bakal calon wali kota periode 2017-2022. Iskandar merupakan Ketua PA Langsa saat ini.
Kesepakatan di internal pengurus partai tadi mengusulkan Iskandar yang saat ini menjabat Ketua Partai Aceh Kota Langsa untuk maju sebagai calon kandidat wali kota pada pilkada 2017 mendatang,” kata Wakil Ketua PA Langsa, Syahman, Minggu, 28 Februari 2016. (Baca: PA Langsa Usulkan Iskandar Jadi Calon Wali Kota)
Beberapa jam kemudian, tak sampai 24 jam, Toke Suum langsung bersikap melalui jurus yang menghentak. Toke Suum menyatakan, Demi proses regenerasi Partai Aceh Kota Langsa, saya tidak maju mencalonkan (diri) lagi sebagai Wali Kota Langsa pada pilkada 2017 mendatang.
Toke Suum bahkan menilai keputusan PA mencari figur baru sudah sangat tepat dalam upaya membangun partai agar lebih baik ke depan. Dia turut mengajak semua pihak untuk bersama-sama memenangkan calon yang diusung PA nantinya. Saya sangat mendukung regenerasi di tubuh PA Kota Langsa, ujarnya. (Baca: Reaksi Toke Suum Ketika PA Langsa Jagokan Iskandar Jadi Wali Kota)
Jurus leupie (dingin) dari sosok yang disebut suum (panas) itu sekonyong-konyong mengundang simpati dari ramai warga. Ini terlihat dari komentar-komentar pembaca portalsatu.com di bawah berita tentang pernyataan Toke Suum itu. Salut untuk Tokee Seuum. Saboh pengajaran yang jet tacok keupanutan dari beliau. Jabatan karena amanah jeut keu Amal Ibadah, menyo jabatan karena nafsu teuntee karu. Seumoga Allah geubri kebaikan donya akhirat keu gata. Amin, tulis seorang pembaca.
Ada pula komentar pembaca asal Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Tanggapan dan jawaban yang sangat cerdas dan berwibawa, hampir tidak kelihatan kadet (kader, red) yang seperti ini. Luar biasa salut kpd toke suum. Dengan tanggapan seperti ini malah bisa2 toke suum kembali diusung. Sangat berwibawa….
Sejumlah komentar lainnya berisi, Salut, Salut Toke, Lon tuan salut Toke…, Bereh bereh, Berpikir dan berjiwa besar, dan tanggapan bernada simpati lainnya.
Dukungan dari luar PA
Sebelum PA Langsa mengeluarkan pernyataan tentang rencana mengusul Iskandar sebagai kandidat wali kota, Toke Suum malah mendapat dukungan dari luar partai bentukan mantan kombatan GAM itu. Di antaranya, Ketua Partai Nadsem Langsa, Syamsuri yang menilai Toke Suum pantas diusungkan kembali oleh PA.
Karena ada keseriusan beliau dalam membenahi Kota Langsa, sehingga banyak prestasi yang didapatkan, ujar Syamsuri AMK menjawab portalsatu, 26 Desember 2015.
Syamsuri melanjutkan, Memang mungkin tidak semua keinginan (masyarakat) dapat direalisasi, itu masih menjadi PR untuk Tengku Usman Abdullah (Toke Suum) ke depan.
Menurut Syamsuri, tidak menutup kemungkinan Nasdem Langsa akan mendukung jika PA mengusung kembali Toke Suum. Jika memang itu yang terbaik buat membangun Kota Langsa dan memikirkan ekonomi agar kehidupan masyarakat lebih baik, katanya. (Baca: Ketua Nasdem Langsa: Toke Suum Pantas Diusung Kembali)
Syamsuri kembali memuji Toke Suum di hadapan para pengurus dan kader Nasdem Langsa saat pertemuan dengan wali kota itu. Di bawah kepemimpinan beliau (Toke Suum) banyak prestasi yang diperoleh, dan arah pembangunan Kota Langsa saat ini semakin bagus, kata Ketua Partai Nasdem Langsa ini. (Baca: Pertemuan dengan Toke Suum, Ini Kata Ketua Nasdem Langsa)
Sejumlah tokoh di Langsa bahkan telah mendeklarasikan dukungannya terhadap Toke Suum untuk kembali maju pada pilkada 2017. Para tokoh tersebut antara lain Abi Faisal, Abi Tanjung, Pak Uyek mantan Kasdim (pensiunan TNI), Sayed Ahmad atau Waled, Said Munir dan sejumlah warga yang mendukung Toke Suum untuk maju kembali.
Waled menyebut pihaknya konsisten dan komit mendukung Toke Suum. Insyaallah, siap bekerja untuk memenangkan beliau. Kami mengajak semua pihak bersatu demi Kota Langsa ke depan, katanya. (Baca: Sejumlah Tokoh di Langsa Dukung Toke Suum Maju Kembali pada Pilkada 2017)
Melawan arus
Sejumlah kalangan menilai sikap Toke Suum yang menyatakan tidak maju lagi pada pilkada 2017jika PA mengusung kader lainnyalantaran wali kota Langsa itu tak ingin melawan arus. PA, menurut Nazir, warga Langsa yang juga alumni Unsyiah, sejauh ini masih ibarat arus/ombak besar yang sulit dibendung.
PA masih memiliki mesin politik yang kuat dan gerak cepat di kalangan akar rumput, yaitu para mantan kombatan, ujar Nazir kepada portalsatu.com. (Jika Toke Suum) maju lewat partai lain, peluang menang tipis. Mungkin itu sebabnya Toke Suum tak mau melawan arus.
Kader PA yang sudah menduduki kursi kepala daerah dan enggan mengalah seperti Toke Suum tergolong minim. Pengalaman pilkada 2012, beberapa kader PA yang sedang menjabat bupati/wali kota dan tidak diusung lagi oleh partainya, memilih jalur independen atau perseorangan untuk bertarung kembali.
Berdasarkan catatan portalsatu.com, kader PA yang melawan arus itu antara lain Nurdin Abdul Rahman, Bupati Bireuen periode 2007-2012. Pada Pilkada 2012, ia maju lewat jalur independen, dan hasilnya: kalah. Pemenang pilkada adalah Ruslan, calon diusung PA yang kini memimpin Kota Juang itu.
Di Aceh Utara ada Ilyas A. Hamid alias Ilyas Pase. Bupati Aceh Utara periode 2007-2012yang terpaksa turun tahta pada penghujung masa jabatannya (dinonaktifkan sementara oleh Mendagri pada September 2011) lantaran menjadi terdakwa korupsikemudian maju lewat jalur independen pada pilkada 2012 lantaran tak lagi diusung oleh PA. Mantan GAM itu pun gagal merebut kembali kursi bupati. Pemenang pilkada ialah Muhammad Thaib atau Cek Mad yang diusung PA.
Masih berpeluang
Berbeda dengan kisah Nurdin Abdul Rahman dan Ilyas Pase, Toke Suum kini mengeluarkan jurus leupie untuk merespon sikap PA Langsa yang akan mengusulkan Iskandar. Sejumlah kalangan menilai jurus Toke Suum itu bagian dari upaya menarik simpati publik dan hasilnya dianggap sukses.
Diperkirakan, Toke Suum masih berpeluang diusung kembali oleh PA. Pasalnya, keputusan PA mengusung Iskandar tampaknya belum final. Sebagaimana disampaikan Syahman, PA Langsa tidak menutup peluang untuk tokoh-tokoh lain yang dianggap mampu membangun kota tersebut mencalonkan diri menjadi wali kota. Mereka turut membuka pendaftaran untuk kader KPA/PA Langsa yang ingin mendaftar.
Pendaftaran dibuka sejak 28 sampai 5 Maret 2016 nanti di kantor sekretariat partai, ujar Syahman.
Syahman mengatakan, pendaftaran tersebut dibuka untuk menjaring aspirasi masyarakat. Pasalnya keputusan final di internal KPA/PA terkait dengan bakal calon Wali Kota Langsa periode 2017-2022 sampai saat ini belum ada.
Keputusan final akan diambil dalam rapat musyawarah besar (Mubes) DPW PA Kota Langsa dan KPA Wilayah Langsa beserta KPA sago dan DPS PA Kecamatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Keputusan akhir tersebut akan dikirim ke DPA Partai Aceh, kata Syahman.
Pertanyaanya kemudian, apakah pernyataan Syahman bahwa PA Langsa mengusulkan Iskandar sebagai kandidat wali kota pada pilkada 2017 bagian dari strategi agar Toke Suum lebih merapat ke partainya itu, PA, jika hubungan mereka selama ini agak renggang?[] (idg)







