KHANDURI blang (kenduri sawah) merupakan satu budaya masyarakat Aceh saat turun ke sawah. Budaya tersebut telah dirawat dan diperingati setiap tahun secara turun temurun oleh masyarakat pedesaan saat turun ke sawah.
Untuk melestarikan budaya tersebut, Lembaga AMANAH bersama LPMA (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh) mengadakan khanduri blang, di Desa Meunasah Rayok, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 12 Januari 2023.
Acara tersebut turut dihadiri Dandim 0103 Aceh Utara dan jajaran Polres Lhokseumawe, Turut hadir pula Muspika berserta ketua penyuluh pertanian Kecamatan Nisam.
Ketua LPMA, Gumarni, mengatakan, pada acara tersebut, pihaknya turut menyerahkan bibit serta pupuk kepada kelompok tani binaan di lahan sawah sepuluh puluh hektar di kawasan tersebut.
“Sangat penting menjaga budaya, karna negeri ini besar dan kokoh dilandasi dengan bermacam ragam budaya,” kata Gumarni.
Kata Gumarni, acara tersebut dilakukan pihaknya sebagai solusi untuk mengatasi keadaaan, semakin hari manusia terus bertambah sedangkan lahan bercocok tanam semakin berkurang.
“Memberikan bibit, pupuk serta herbisida pada kelompok tani binaan di sini merupakan sebuah gagasan baru untuk mendukung pemerintah dalam peningkatan pangan nasional,” kata Gumarni.
Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Hendrasari Nurhono S.IP., M.IP., mengatakan, kegiatan tersebut sangat bagus dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat tani.
“Jajaran TNI selalu siap bersama masyarakat mendorong suksesnya peningkatan ketahanan pangan yang sedang digerakkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Semoga ke depan bertambah banyak LSM dan lembaga melakukan kegiatan langsung seperti hari ini,” kata Dandim.
Kapolres Lhokseumawe diwakili Kasat Binmas, AKP Arifin Ahmad, S.Sos, mengucapkan terima kasih pada Lembaga AMANAH dan LPMA telah mengikutsertakan pihaknya dalam kegiatan yang menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat dalam bercocok tanam padi saat turun ke sawah.
Sementara tokoh masyarakat Nisam, Abi Jalaluddin, mengatakan, pihaknya merasa senang melihat pejabat turun langsung bersama petani ke lapangan, bukan cuma buat program di atas meja. Karna, katanya, banyak program yang baik tak dapat dirasakan dengan sempurna oleh masyarakat umum.
“Kami mohon pada pemerintah, baik pusat maupun daerah. Doronglah pejabat atau kadis agar lebih banyak di lapangan bersama rakyat daripada selalu menikmati kursi empuk di ruangan kantor. Kami rakyat perlu bimbingan pemerintah mulai tingkat kecamatan sampai provinsi,” katanya.
Acara tersebut berlangsung sukses dan aman dimulai pukul 13:30 dan selesai pukul 16:00 WIB.[]Rilis






