BLANGKEJEREN – Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan data bahwa Kabupaten Gayo Lues memiliki angka stunting (tinggi badan balita tidak sesuai dengan berat badan) tertinggi di Aceh. Jumlahnya mencapai 42,9 persen dari total balita di Gayo Lues.

Data Kemenkes RI itu diduga keliru, sebab setelah dilakukan pendataan oleh tim Dinas Kesehatan Gayo Lues saat Posyandu, jumlah balita yang stunting hanya 8,5 persen dari total balita.

Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Riadussalihin, didampingi Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Dinkes, Radli, Selasa, 25 Oktober 2022, mengatakan data jumlah stunting di Gayo Lues mencapai 42,9 persen dikeluarkan Kemenkes RI tahun 2021, bukan dari Dinas Kesehatan. Sedangkan data stunting Kemenkes RI tahun 2022 belum keluar.

“Yang melakukan survei dan mengambil sampel tahun 2021 itu langsung petugas di bawah Kementerian Kesehatan seperti sensus, dan data stunting Gayo Lues itu tidak diberikan kepada kami, siapa saja dan di mana saja balita yang stunting,” kata Riadussalihin.

Riadussalihin menyebut pihaknya sudah beberapa kali meminta data itu ke Kemenkes agar mudah memberikan tambahan gizi kepada balita yang stunting. Namun, kata dia, hingga hari ini data itu tidak diberikan Kemenkes.

“Di Dinas Kesehatan Provinsi Aceh juga tidak ada data siapa saja (balita) yang kena stunting ini. Dan Kemenkes selalu berkilah ketika kami minta data itu, mereka takut ketika dikeluarkan data akan terekspose,” ungkap Riadussalihin.

Menurut Riadussalihin, untuk mempermudah penanganan stunting di Gayo Lues, pihaknya meminta petugas Posyandu melakukan pendataan. Hasilnya, kata dia, di Gayo Lues tahun 2022 tercatat 8.494 balita. Dari jumlah itu, 6.129 balita atau 72,16 persen datanya sudah di-input.

“Artinya, dari 6.129 balita yang sudah di-input datanya, 522 balita yang stunting atau 8,5 persen. Pendataan yang kami lakukan ini menggunakan metode EPPGM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat),” ujar Riadussalihin.

Riadussalihin menambahkan penanganan, pencegahan, dan upaya menurunkan angka stunting di Gayo Lues bukan hanya tugas Dinas Kesehatan, tetapi tanggung jawab semua pihak terkait.[]