Banda Aceh – Sebanyak delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh menerima Penghargaan Inovasi dan Kinerja Terbaik Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, pada Apel Peringatan Hari Ulang Tahun ke-821 Kota Banda Aceh yang berlangsung di Lapangan Jasdam Neusu Jaya, Rabu (22/4/2026).
Apel peringatan HUT Kota Banda Aceh itu diikuti ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan. Penyerahan penghargaan menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan hari jadi Kota Banda Aceh tahun ini.
Adapun delapan ASN yang menerima penghargaan yakni Eri Fikri dari Satpol PP dan WH, Yunita Dewi dari Inspektorat, Mulyadi dari BPKK, Hasfid Sova dari BKPSDM, M. Nasir dari Dinas Pangan, Risda Zuraida dari D3AP2KB, Mayriza dari Disdukcapil, serta Yuliadi dari Setdako.
Masing-masing penerima memperoleh piagam penghargaan dan hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta sebagai bentuk penghormatan atas inovasi dan kinerja terbaik yang telah ditunjukkan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam amanatnya, Illiza menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus melakukan penilaian terhadap kinerja ASN sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Kami akan terus menilai kinerja bapak ibu sekalian dan Insya Allah nanti yang terbaik juga akan kita berangkatkan umroh di tahun ini,” ujar Illiza di hadapan peserta apel.
Ia berharap penghargaan yang diberikan kepada delapan ASN tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja di lingkungan Pemko Banda Aceh.
“Kalau tadi yang kita saksikan baru delapan orang, mudah-mudahan ini menjadi pemicu semangat bagi ASN lainnya untuk terus berpacu memberikan pelayanan terbaik bagi Kota Banda Aceh,” tegasnya. [adv]




