BANDA ACEH – Perguruan Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih Provinsi Aceh mengirimkan delapan atlet, satu wasit juri, dan empat orang ofisial pada Kejuaraan Nasional PPS Betako Merpati Putih Ke-7 di Jakarta.

Ketua Pengda Merpati Putih (MP) Aceh, Ira Hadiati, S.H., mengatakan tim kejurnas berangkatkan pada Selasa, 19 November 2024, dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.

“Keberangkatan tim MP Aceh kali ini tidak luput dari peran serta dan dukungan penuh dari Bapak Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., selaku Pembina Perguruan Pencak Silat Merpati Putih Provinsi Aceh,” ujar Ira Hadiati dikutip pada Rabu (20/11).

Ira Hadiati berpesan kepada tim Kejurnas MP Aceh yang akan bertanding agar menjaga kodisi stamina serta bertanding dengan baik dan sportif. “Pengda tidak menuntut atletnya untuk menjadi juara, tetapi Pengurus Daerah Merpati Putih Aceh meminta para atlet untuk bertanding dengan sungguh-sungguh dan berusaha untuk menjadi juara,” imbuhnya.

Adapun delapan atlet MP Aceh yang mengikuti Kejurnas PPS Betako Merpati Putih Ke-7 di Jakarta, yaitu Muhammad Aisya (kategori dewasa, kelas A/putra), Mukhtazar (dewasa, kelas B/putra), Zul Firdaus (dewasa, kelas B/putra), Mawarsari (dewasa, kelas A/putri), Raiyatul Rizka (dewasa, kelas B/putri), Muhammad Shalih Al-Azzam (usia dini, kelas B/putra), Syauqi Rahmatillah (remaja, kelas E/putra), dan Altaf Zikrullah (remaja, kelas F/putra).

Mereka didampingi manajer tim Azhari, pelatih Busra, dan ofisial.[](ril)