SUBULUSSALAM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Subulussalam mendukung pemecatan tujuh kader yang diduga terlibat dalam gerakan kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, M.A.P mengatakan pemecatan kepada mereka yang melenceng dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) merupakan langkah yang tepat demi sebuah organisasi yang sehat.

Pemberhentian terhadap tujuh kader partai berlambang mercy tersebut dilakukan dengan tidak hormat ini dilaksanakan oleh Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

"DPC Partai Demokrat Subulussalam mendukung dan mengapresiasi atas pemecatan terhadap tujuh kader yang diduga terlibat dalam gerakan kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat AHY," kata Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Subulussalam, Salmaza kepada portalsatu.com/, Senin, 1 Maret 2021 malam.

Baca Juga: Diterpa Isu Kudeta, Demokrat Subulussalam Tegaskan Solid Dukung AHY

Menurut Salmaza, keputusan pemecatan itu sudah tepat mengingat partai perlu melakukan upaya pembersihan terhadap kader yang berpotensi mengganjal cita-cita partai. Karena, upaya pengambilalihan dengan cara-cara paksa adalah bukan bagian dari visi dan misi Partai Demokrat yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Salmaza menyebutkan, amanah kongres Partai Demokrat yang ke V sudah sangat jelas, di mana ketum AHY membawa Partai Demokrat untuk membangun konsep ‘Smart Party’, dan mewujudkan organisasi yang modern, bergerak dengan transparansi data dan informasi demi kemaslahatan masyarakat.

“Pada 25 November 2020, DPP Partai Demokrat mendapat penghargaan anugerah keterbukaan informasi publik yang dianggap paling informatif, dengan nilai di atas 90 dan Partai Demokrat adalah salah satu partai yang menerima penghargaan tersebut dengan 90 poin,” ungkap Salmaza.

Bahkan, kata Salmaza berdasarkan hasil survey Partai Demokrat pada Feburuari 2021 dari berbagai lembaga survei independen menunjukan elektabilitas posisi Partai Demokrat yang sebelumnya di kisaran 3 persen, namun kini melejit menjadi 7,2 persen.

“Artinya, di bawah kepemimpinan AHY, Partai Demokrat terus maju dan jaya,” sambung Salmaza.

Seperti diketahui, Dewan Kehormatan Partai Demokrat memecat tujuh kader secara tidak hormat, yaitu Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Marzuki Alie dan Ahmad Yahya.

Keputusan itu diambil setelah Dewan Kehormatan menggelar investigasi dan rapat beberapa kali dalam waktu sebulan terakhir. []