SUBULUSSALAM – Gubernur Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) Cabang Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, M.A.P., memperkenalkan sosok ulama besar Syekh Hamzah Fansuri di hadapan para ulama se-Asia Tenggara.
Salmaza mendapat kehormatan dari Panitia Besar MPTT Asia Tenggara untuk memberi sambutan pada kegiatan Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf se-Asia Tenggara ke-1 yang baru saja selesai digelar di Kota Gorontalo. Muzakarah itu sudah dilaksanakan pada 14-16 November 2017 lalu.
“Gubernur MPTTI Kota Subulussalam, Pak Salmaza memperkenalkan sosok ulama Syekh Hamzah Fansuri di hadapan ribuan ulama pada acara Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf se-Asia Tenggara di Gorontalo,” kata Wali Nanggroe MPTTI Cabang Kota Subulussalan, Tgk. Amiruddin Zulfarsi, S.Th., dalam siaran pers dikirim kepada portalsatu.com/, Sabtu, 18 November 2017.
“Dengan begitu ulama se-Asia Tenggara sudah mengetahui bahwa makam Syekh Hamzah Fansuri itu ternyata ada di Kota Subulussalam,” ujar alumni Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini, yang baru tiba di Kota Subulussalam usai mengikuti kegiatan tersebut.
Tgk. Amiruddin Zulfarsi menyebutkan, Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf se-Asia Tenggara bertujuan untuk mencerdaskan diri, pikiran dan batin dari nilai-nilai yang baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua MPU Kota Subulussalam, H. Azharuddin Paeteh dan Tgk. Sarjunaidi. Penutupan muzakarah berlangsung di Masjid Al Huda Gorontalo dihadiri para ulama se-Asia Tenggara yang turut mengikuti zikir dipimpin Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khadili, Pemimpin Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) Asia Tenggara.[]


