LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, dikabarkan telah mencopot jabatan Mulkan alias Bobby sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Selasa, 19 Januari 2021.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe, Safaruddin, dikonfirmasi portalsatu.com/, Rabu, 21 Januari 2021, membenarkan adanya mutasi atau pergeseran terhadap Kabid Bina Marga.
“Ya benar. Saya juga baru tahu tadi pagi (Rabu), ada pergeseran jabatan di eselon III,” kata Safaruddin via WhatsApp, sekitar pukul 15.35 WIB.
Namun, Safaruddin mengaku tidak mengetahui pertimbangan atasannya sampai terjadi mutasi jabatan Kabid Bina Marga.
“Tidak tahu juga. Karena penggantian pejabat eselon, kan tugas itu di dinas kepegawaian,” ujarnya.
“(Pemberhentian jabatan Mulkan alias Bobby dari Kabid Bina Marga terjadi) kemarin (Selasa) nampak-nya,” kata Safaruddin.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lhokseumawe, M. Nur, juga membenarkan adanya mutasi pejabat tersebut.
“TMT-nya (Terhitung Mulai Tanggal) kemarin (19 Januari 2021). Untuk penggantinya itu belum, baru pemberhentian saja. Sekarang beliau (Mulkan) ditempatkan ke Bagian Organisasi Setda Lhokseumawe, tidak lagi di Dinas PUPR,” ujar M. Nur, melalui telepon seluler.
M. Nur mengaku tidak tahu mengapa Wali Kota memberhentikan Mulkan alias Bobby dari Kabid Bina Marga. “Kita mungkin nanti menunggu lagi perintah (instruksi) pimpinan (Wali Kota Lhokseumawe), siapa yang akan mengisi untuk jabatan tersebut (Kabid Bina Marga yang baru),” tuturnya.
“Karena kalau belum ada arahan dari Pak Wali, kita tidak tahu juga siapa penggantinya,” ujar M. Nur.
Sementara itu, Mulkan alias Bobby, dikonfirmasi portalsatu.com/ via pesan WhatsApp, Rabu, 20 Januari 2021, terkait informasi dirinya dicopot dari Kabid Bina Marga PUPR Lhokseumawe, mengatakan, “Jabatan itu amanah, kapanpun harus siap”.
Bobby mengaku dirinya belum mengetahui di posisi atau kantor mana akan ditempatkan setelah diberhentikan dari jabatan Kabid Marga.
Dia mengaku belum menerima SK tentang pemberhentian dirinya. “Kalaupun dicopot, SK belum di tangan,” ujarnya.
“Yang jelas, kalaupun dicopot pasti request (permintaan),” kata Bobby tanpa menjelaskan lebih detail maksud pernyataanya itu.[]





