TAPAKTUAN – Kabid Olah Raga Dinas Pemuda dan Olah Raga Aceh Selatan Drs. Munawir Hasan mengatakan, pihaknya hanya bertanggungjawab terhadap persiapan Popda. Sedangkan untuk Pra-Pora merupakan kewenangan KONI, begitu juga dengan O2SN merupakan kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal itu dikatakan Munawir Hasan menanggapi tudingan yang menilai Pemkab Aceh Selatan tidak siap menghadapi event besar olah raga.
Dalam rangka menghadapi bakal digulirkannya Popda tahun 2018 di Takengon, Aceh Tengah kami telah membentuk Badan Pembina Olahraha Pelajar Indonesia Kabupaten Aceh Selatan. Badan ini terdiri dari koordinator dan para pelatih dari masing-masing cabang olahraga. Merekalah yang bertugas merekrut dan membina para atlet yang akan berlaga nantinya, papar Munawir saat dikonfirmasi portalsatu.com siang tadi, Kamis, 9 Maret 2017.
Di samping itu, lanjut Munawir, pihaknya juga telah menjalin koordinasi dengan pihak pihak terkait lainnya seperti Dinas Pendidikan Aceh Selatan, UPTD Dinas Pendiidkan Provinsi Aceh dan Kantor Kementerian Agama Aceh Selatan. Langkah itu dilakukan bertujuan untuk mempermudah proses perekrutan para atlet dari masing-masing lembaga pendidikan instansi dimaksud.
Sedangkan terkait lapangan atletik yang belum bisa difungsikan pasca pekerjaan proyek peningkatan pembangunan lapangan sepakbola lapangan Naga Tapaktuan, menurut Munawir hal itu segera akan dibenahi kembali oleh pihaknya setelah berkoordinasi dengan Bupati Aceh Selatan.
Karena pos anggaran khusus untuk pembenahan lapangan atletik tersebut tidak tersedia, maka kami akan berkoordinasi dengan Bupati Aceh Selatan dalam waktu dekat ini, untuk meminta petunjuk dalam rangka rehabilitasi kembali lapangan atletik dimaksud, kata Munawir.
Seperti diberitakan sebelumnya, tokoh olah raga yang juga pelatih senior cabang atletik Kabupaten Aceh Selatan, Bestari Raden, mengkritisi kinerja Pemkab setempat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dinilainya belum melakukan persiapan apapun sampai saat ini menghadapi even-even olahraga besar tingkat provinsi seperti Popda, Pra Pora dan O2SN.
Saya melihat sampai saat ini belum ada persiapan apapun telah dilakukan Pemkab Aceh Selatan menghadapi bakal bergulirnya even-even olahraga besar tingkat provinsi, seperti Pra-Pora dan O2SN yang akan bergulir pertengahan tahun 2017 ini serta Popda pada tahun 2018 mendatang. Sementara daerah daerah lain terlihat sudah sejak jauh-jauh hari melakukan persiapan untuk mewujudkan target raihan prestasi yang memuaskan, kata Bestari Raden kepada wartawan di Tapaktuan, Kamis 9 Maret 2017.[]



