LHOKSUKON — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara menyiapkan enam unit refrigerator sebagai tempat penyimpanan 376 ribu vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, mengatakan ada tempat penyimpanan vaksin yang tersedia di gudang farmasi kesehatan. Dari enam refrigerator itu ada tiga unit yang kosong dan akan tertampung vaksin yang akan disuplai dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. Namun, ada juga disediakan satu atau dua unit box penyimpanan vaksin di setiap Puskesmas.
“Kalau untuk tenaga kesehatan (nakes) yang akan dilakukan vaksinasi kurang lebih sekitar 5.000 orang. Yang sudah terdata 100 persen saat ini ada 8 Puksemas dari jumlah 32 Puskesmas di Aceh Utara, dan mudah-mudahan dapat segera terdata semuanya,” jelas Amir Syarifuddin, Selasa 12 Januari 2021.
Amir menambahkan, tempat penyimpanan vaksin Covid-19 itu dimanfaatkan dari refrigerator vaksin rutin imunisasi, jadi untuk penyimpanan tidak ada hambatan. Vaksin itu juga sudah mengkaji dikaji oleh pemerintah kehalalannya, bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan vaksin Covid-19 itu suci dan halal.
Selain itu kata Amir, berdasarkan hasil kajian pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahwa efektivitas, keakuratan dan semuanya masih layak digunakan untuk masyarakat Indonesia dan juga khususnya untuk daerah Aceh Utara.
“Untuk itu kita hari ini (Selasa) telah memanggil semua Kepala Puskesmas yang ada di Aceh Utara dari 32 Puskesmas, guna melakukan bagaimana teknis-teknis menghadapi masyarakat serta memberikan informasi yang akurat dalam sosialisasi dan lainnya. Akan tetapi sampai saat ini vaksin itu belum kita terima dan mungkin masih di tingkat provinsi,” ungkap Amir Syarifuddin.[]


