ACEH UTARA – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Utara, Fakhruradhi, mengatakan penerima santunan duka dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebanyak 270 ahli waris sesuai jumlah korban meninggal dunia akibat banjir. Dia menyebut jumlah korban meninggal di Aceh Utara tidak di-update beberapa hari lantaran semua pihak terkait sedang sibuk.

Menurut Fakhruradhi, hasil verifikasi faktual (verival) pihaknya pada tahap terakhir, jumlah korban meninggal akibat banjir menjadi 270 jiwa.

“Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 270 orang, dan ahli waris yang kita undang pun sebanyak 270 orang (untuk menerima santunan dari Kemensos yang diserahkan Menteri Sosial),” kata Fakhruradhi menjawab portalsatu.com/, Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 10.15 WIB.

Baca juga: Jumlah Korban Meninggal Akibat Banjir Aceh Utara Melonjak dari 246 Menjadi 270 Orang

Fakhruradhi menyatakan semua data itu bersumber dari laporan Geuchik yang diteruskan ke Camat. Lalu, Camat meneruskan ke BPBD dan Dinsos. “Setelah itu kita lakukan asesmen dan verival yang melibatkan tim kami dan petugas di kecamatan juga,” ujarnya.

Dengan verival berlapis seperti itu, lanjut Fakhruradhi, pihaknya yakin tidak ada yang keliru. “Begitupun bila ditemukan ada kekeliruan, segera laporkan kepada kami, untuk kami tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tutur dia.

Fakhruradhi mengakui ada data yang tidak sempat ter-update dalam beberapa hari sebelum penyerahan santunan oleh Menteri Sosial RI. “Karena ada kesibukan gotong royong, sibuk dengan kunjungan-kunjungan pemerintah pusat, semua sibuk”.

“Kami pun (Dinsos) tidak sempat melaporkan hasil update terakhir, sehingga tidak ter-update di hotline flyer (Pusat Informasi Posko Bencana Banjir Rekapitulasi Laporan Sementara dalam Kabupaten Aceh Utara),” ungkap Fakhruradhi.

Dia berharap pemberitaan terkait hal tersebut selama ini akan menjadi suplemen kehati-hatian bagi timnya.

Portalsatu juga meminta data pada Kadis Sosial itu, jumlah korban meninggal akibat banjir per kecamatan di Aceh Utara. Namun, hingga pukul 13.30 WIB, belum dikirimkan.

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Belum Jelaskan Data 270 Ahli Waris, 246 Korban Meninggal Akibat Banjir Per 24 Januari

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, kepada portalsatu.com/, Senin (26/1), sekitar pukul 22.10 WIB, mengatakan santunan korban meninggal dunia akibat banjir telah diserahkan langsung oleh Menteri Sosial kepada 270 ahli waris, Sabtu (24/1), di Aula Kantor Bupati Aceh Utara.

“Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) secara terbuka kepada ahli waris, bukan kepada pendamping seperti Geuchik, Camat, Forkopimcam atau Dinas Sosial. Akan tetapi, langsung kepada ahli waris sesuai hasil verifikasi data dari lapangan, kemudian diusulkan ke Kementerian Sosial RI,” kata Muntasir.

Muntasir menyebut data korban meninggal dunia akibat banjir didapatkan berjenjang, diusulkan oleh Geuchik ke Camat dan diverifikasi bersama oleh Forkopimcam. “Kemudian dikirim ke Dinas Sosial dan BPBD, diseminasikan oleh Diskominsa di Pusat Informasi Posko Bencana Banjir Pendopo Bupati Aceh Utara,” ujarnya.

Menurut dia, terjadinya perbedaan data dari Posko Informasi Bencana Banjir Utama dengan Dinsos karena data tersebut belum di-update dari Dinsos dan BPBD ke Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian (Diskominsa) Aceh Utara. “Nanti akan di-update kembali secara berkala,” ucap Muntasir.[]