BLANGKEJEREN – Anggota DPRK mulai membahas Rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK) Gayo Lues tahun 2021. Salah satu prioritas Pemda ke depan adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Ketua DPRK Gayo Lues, H. Ali Husin, saat membuka rapat paripurna penyampaian RAPBK tahun 2021, mengatakan RPJM masa kepemimpinan Bupati H. Muhammad Amru dan Wakil Bupati H. Said Sani telah berjalan tiga tahun.

“Maka waktu yang tersisa dua tahun lagi menjalankan Visi dan Misi Bupati Gayo Lues (periode 2017-2022). Apabila ada kegiatan tidak sesuai dengan RPJM, maka kita bisa melakukan revisi kedepannya, sehingga sesuai dengan Visi dan Misi Bupati,” kata Ali Husin dalam rapat paripurna DPRK Gayo Lues, Jumat, 27 November 2020.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru didampinggi Wakil Bupati H. Said Sani dalam sambutannya mengatakan seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) harus mampu meningkatkan PAD pada tahun depan. Sebab, Gayo Lues saat ini masih sangat tergantung dengan dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Yang menjadi prioritas tahun 2021 adalah peningkatan sumber daya manusia dan pariwisata. Dengan ini kita harapkan agar Pendapatan Asli Daerah bisa mengalami peningkatan, karena selama satu tahun ini, kita telah melewati masa yang sulit akibat pandemi Covid-19,” kata Amru.

Bupati berharap seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues memberikan saran dan masukan supaya Pemda bisa menggarap PAD yang maksimal ke depan.[]