Wow! Spektakuler! Panggung besar nan mewah dengan background 3 dimensi berupa bangunan mirip istana membuat ribuan pasang mata tak berkedip tatkala grand opening pentas seni Drama Arena 524 santriwati Pesantren Modern Misbahul Ulum, di Aula Cut Nyak Dhien, Senin, 28 September 2020, malam.

Begitu pula ketika pentas seni Drama Arena 524 santri berlangsung di Aula Teuku Umar Kompleks Pesantren Modern Misbahul Ulum, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa, 29 September 2020, malam.

“Indah sekali, sungguh luar biasa,” ucap seorang penonton merasa takjub menyaksikan background panggung yang didesain para santri/santriwati kelas lima dibantu tim dekorasi pentas seni Drama Arena 524 Pesantren Modern Misbahul Ulum itu.

Panggung indah tersebut dipersiapkan sejak dua bulan lalu sebagai tempat bagi para santri/santriwati kelas lima Pesantren Modern Misbahul Ulum unjuk kebolehan melalui pentas seni Drama Arena 524. “Disebut Drama Arena 524, (angka) 5 itu kelas lima, sedangkan 24 adalah angkatannya,” ujar Ustaz Juwanda, M.Pd., salah seorang pengajar di Pesantren Modern Misbahul Ulum kepada wartawan.

Dalam pentas seni Drama Arena 524 itu, santriwati kelas lima menampilkan drama tentang kehidupan anak durhaka. Kisah yang mereka tampilkan dalam drama malam itu sangat mengharukan. Sedangkan santri kelas lima yang mementaskan drama tentang Kesultanan Aceh, juga sukses memukau para penonton. Tepuk tangan penonton menambah kemeriahan drama arena malam itu.

Drama arena merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Pesantren Modern Misbahul Ulum secara rutin untuk memperkenalkan berbagai bakat yang dapat dipelajari santri baru selama masa pembelajaran di dayah tersebut.

Mengusung tema “Innovation Culture in Modern Progress”, pentas seni Drama Arena 524 dihadiri seluruh santri/santriwati dan majelis guru Pesantren Modern Misbahul Ulum. Diharapkan kegiatan tersebut menjadi pembelajaran berbagai inovasi budaya pada era modern.

Pimpinan Pesantren Modern Misbahul Ulum, KH. Dr. Hamdani Khalifah, M.A., saat membuka acara itu mengatakan pentas seni Drama Arena 524 seharusnya digelar lebih awal sebagai demonstrasi bakat dan kreativitas kepada seluruh santri baru dan ajang hiburan pendidikan pada umumnya.

“Namun, karena kita dalam situasi pandemi, acara ini diundur, sehingga kami berharap keberlangsungan acara drama arena akan meriah mengingat waktu persiapan yang begitu lama, selama dua bulan,” ujarnya.

“Alhamdulillah, hasil desain background (panggung) tahun ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap KH. Hamdani Khalifah.

KH. Hamdani Khalifah mengapresiasi seluruh wali kelas lima yang telah membimbing santri/santriwati sehingga Drama Arena 524 terlaksana dengan baik.

Pimpinan Pesantren Modern Misbahul Ulum itu juga mengimbau seluruh santri/santriwati dan majelis guru tetap  mematuhi protokol kesehatan, termasuk memakai masker sebagai bentuk ikhtiar mencegah penularan wabah Covid-19.

Drama dipentaskan di atas panggung dengan background indah itu menjadi nilai tambahan bagi para santri/santriwati kelas lima Pesantren Modern Misbahul Ulum.

“Terima kasih kepada seluruh majelis guru yang telah mendukung acara ini. Harapan kami pentas seni Drama Arena 524 dapat menjadi tontonan yang bermanfaat bagi kita semua,” ujar Ridho Jalsy Arraian, santri kelas lima sebagai ketua panitia drama arena putra tahun ini.[](*)