LHOKSUKON – Dua pria yang diduga sebagai pelaku penjambretan babak belur diamuk massa di Gampong Ulee Tanoh, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Selasa, 23 Januari 2018 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ini, kedua pelaku dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Cut Mutia, Buket Rata, Lhokseumawe.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Syamtalira Aron Iptu M Jamil saat dihubungi portalsatu.com/ via telepon seluler menyebutkan, dua pelaku yaitu, ZK, 18 tahun, warga Gampong Glumpang Umpung Unoe, Kecamatan Tanah Jambo Aye dan ZL, 25 tahun, warga Kecamatan Samudera.
“Pasca diamuk massa, kedua pelaku kita bawa ke Puskesmas Simpang Mulieng. Namun, karena dalam kondisi kritis, keduanya dirujuk ke RSUD Cut Mutia. Kita sudah tempatkan anggota di sana,” ujar M Jamil.
M Jamil menyebutkan, korban Sri Wahyuni, 29 tahun, warga Gampong Lueng Baroeh, Kecamatan Lapang, telah membuat laporan polisi terkait penjambretan tersebut.
“Korban melaju dengan sepeda motor dari arah Lhokseumawe, setiba dipersawahan Alue Sunteng, Gampong Mesjid, Syamtalira Aron, korban dipepet pelaku yang menggunakan sepeda motor R15. Pelaku langsung tancap gas ke arah Lhoksukon setelah menarik tas yang disandang korban. Setiba di Simpang Dama, Gampong Alue Tanoh, pelaku menabrak kambing sehingga sepeda motornya terjatuh. Warga yang melakukan pengejaran dari Simpang Mulieng, langsung memukuli kedua pelaku. Kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu M Jamil.[]


