Rabu, Juli 24, 2024

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....
BerandaBerita AcehDua Jemaah Haji...

Dua Jemaah Haji Asal Aceh Meninggal di Arab Saudi, Total Tujuh Orang

BANDA ACEH – Dua Jemaah Haji asal Embarkasi Aceh meninggal dunia di Tanah Suci Arab Saudi, Kamis, 20 Juni 2024. Total sudah tujuh jemaah asal Aceh meninggal dunia.

Marhani Binti Muhammad Taib (65), tergabung dalam Kelompok terbang (Kloter) BTJ-02 meninggal dunia pada pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), dan Halimah Binti Badai Peukan (67), Kloter BTJ-04, meninggal dunia pukul 15.30 WAS.

Menurut sertifikat kematian (CoD) dikeluarkan Kantor Kesehatan Haji (KKHI) Mekah, Marhani didiagnosa mengidap pneumonia atau infeksi paru dan hypertension.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, mengatakan Marhani meninggal di Rumah Sakit An Nur Mekah adalah istri dari almarhum Nasrun Ismail, jemaah haji yang meninggal dunia, Rabu, (19/06).

Azhari menyebut jenazah Nasrun Ismail sudah dilaksanakan fardu kifayah dan dikebumikan di pemakaman Syarayya.

Sedangkan Halimah didiagnosa sakit jantung. Halimah dirujuk ke KKHI dan Pos Kesehatan Mina sebelum meninggal di penginapan Hotel Loulouat Almashaer

“Kita doakan semoga mereka diampuni segala dosanya, diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan di sisi Allah Swt,” kata Azhari di Banda Aceh, Kamis (20/6).

Azhari menyampaikan hingga saat ini sudah tujuh jemaah asal Aceh meninggal di Saudi, yakni Ruhamah Hasan Amin (84) asal Kota Sabang, Muhdin Ibrahim (62) asal Bireuen, Muhammad Umar Ardik (78) asal Aceh Tengah, dan Manshur bin Ahmad (petugas dari Kloter 7 Embarkasi Aceh).

Kemudian suami istri Nasrun bin Ismail (75) dan Marhani Binti Muhammad Taib (65) asal Bireuen, dan Halimah Binti Badai Peukan (67) asal Pidie.[](ril)

Baca juga: