BANDA ACEH – Dua pelaku penculikan Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Aceh, Kamal Bahri (40) tewas dalam baku tembak dengan polisi di Geureugok, Kecamatan Gandapura, Bireun. Polisi menduga ada dua pelaku lainnya terkait kasus ini yang masih buron.
Kedua pelaku yang buron itu merupakan rekan dari Barmawi (40) dan Ismuhardi (35) yang tewas ditembak polisi, usai mengambil uang tebusan dari keluarga korban Rp700 juta di Geureugok, Senin (1/2/2016).
Waktu kejadian tadi cuma dua orang itu yang ada (Barmawi dan Ismuhardi), yang dua lagi tidak ikut. Jadi sekarang kedua pelaku masih kita buru, kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Disreskrimum) Polda Aceh, Kombes Nurfalah kepada Okezone.
Menurutnya, Kamal diculik saat pulang dari kantornya di Banda Aceh, Kamis 28 Januari 2016 malam. Pelakunya diduga empat pria bersenjata yang memepet mobil korban, kemudian menyandera pejabat Kantor Gubernur Aceh itu di pedalaman Nisam, Aceh Utara.
Pelaku meminta uang tebusan Rp3 miliar kepada keluarga korban, namun setelah negosiasi disepakati Rp700 juta. Kedua pihak sepakat bertemu di Geureugok.
Keluarga korban berangkat dari Banda Aceh dini hari tadi dengan membawa uang, sebaliknya dua pelaku bersenjata membawa korban dari Nisam. Setelah uang tebusan berpindah tangan, pelaku menyerahkan Kamal ke keluarganya.
Saat hendak membawa kabur uang tebusan, tim Polda Aceh menyergap mobil pelaku dan terjadi baku tembak. Kedua pelaku tewas.[] Sumber: okezone.com



